Bayi Sering Menarik Telinga, Normalkah?
ยทwaktu baca 4 menit

Di tahun-tahun pertama kehidupannya, bayi mempelajari banyak hal. Seperti cara memegang, mencium, bahkan menggaruk kulit. Hal-hal baru itu ia dapatkan dari meniru orang di sekitarnya ataupun hadir secara alamiah.
Moms, seiring perkembangannya, beberapa bayi mulai menarik atau menggosok telinganya. Banyak orang tua yang bertanya-tanya dengan kebiasaan bayi tersebut, apakah ada kondisi tak nyaman yang dirasakan bayi atau sebagai tanda terjadinya sesuatu. Namun sebetulnya orang tua tak perlu khawatir karena aktivitas bayi menggaruk telinga tak selalu sebagai tanda bahaya, kok.
Dikutip dari Being The Parents, kebiasaan bayi menarik telinganya sendiri adalah hal yang wajar. Walaupun terlihat seperti sedang menjewer, namun hal itu tidak menyakitkan bagi bayi kok, Moms. Kendati demikian, dalam beberapa kasus, aksi bayi menarik hingga menggaruk telinga mungkin mengindikasikan beberapa alergi dan infeksi.
Jika bayi menarik dan menggosok telinganya secara berlebihan, sebaiknya segeralah bawa ke dokter untuk mengetahui alasan pasti ia menarik telinga. Sebab bisa jadi ia mengalami infeksi atau iritasi.
Lalu, apa penyebab umum bayi menarik atau menggosok telinganya?
Penyebab Bayi Sering Menarik Telinga
Menarik telinga sangat umum terjadi pada bayi yang berusia 4-12 bulan atau lebih muda. Selama ini, hampir semua bayi mengalami fase eksplorasi kehidupan dan ingin menyentuh serta merasakan diri dan lingkungannya. Biasanya, mereka berhenti menarik telinga setelah kehilangan minat untuk menarik sesuatu.
1. Kebiasaan
Ketika bayi menemukan telinga, mereka menariknya hingga menggosoknya. Itu sudah menjadi kebiasaan dan lumrah mereka. Jadi, orang tua tidak perlu khawatir.
2. Menenangkan Diri
Seperti mengisap jempol, mereka mungkin menganggap menggosok telinga dan menariknya sebagai cara menenangkan diri. Bayi biasanya melakukan ini sebelum tidur malam maupun tidur siang.
3. Kotoran Telinga
Kotoran telinga adalah alasan umum mengapa bayi mulai menarik telinganya, saat usianya lebih besar. Kotoran telinga dapat menyebabkan gatal, itulah sebabnya bayi mulai menarik telinganya.
4. Kulit Gatal
Ketika kulit di sekitar telinga bayi menjadi gatal, biasanya mereka mulai menarik telinganya. Kulit kering, perubahan suhu, sabun yang tidak cocok, hingga terlalu sering mandi, adalah alasan umum kulit gatal yang menyebabkan bayi menarik telinga.
5. Tumbuh Gigi
Biasanya saat tumbuh gigi, saraf di sekitar gigi bayi menjadi gatal. Hal ini membuat bayi menarik mulut dan telinganya karena gatal.
6. Air di Telinga
Saat mandi, air bisa masuk ke liang telinga yang menyebabkan iritasi. Inilah sebabnya mengapa bayi menarik telinganya.
7. Alergi Kulit dan Pernapasan
Bayi yang menderita alergi kulit dan alergi pernapasan menyebabkan iritasi. Alergi pernapasan dapat menyebabkan pembentukan lendir berlebih, yang mengalir ke telinga tengah. Jaringan yang membengkak seperti kelenjar gondok juga dapat menyebabkan keluarnya lendir dan cairan mengalir ke telinga tengah dari nasofaring. Ini menyebabkan telinga terasa penuh dan iritasi. Dengan demikian menyebabkan bayi menarik telinga.
8. Infeksi Telinga
Infeksi telinga adalah alasan umum mengapa bayi menarik telinganya. Infeksi telinga juga disertai gejala tambahan seperti tidak nafsu makan, rewel, menangis, sulit tidur, muntah, mudah tersinggung, dan gejala mirip flu.
Moms, bila bayi Anda hanya menarik telinganya karena kebiasaan, Anda bisa mencoba beberapa hal ini:
- Memberi mainan agar sibuk bermain,
- Menyanyikan lagu yang riang untuk mengalihkan fokusnya,
- Memakaikan sarung tangan untuk sementara waktu
Apabila cara-cara di atas sudah tak mampu mengatasi aktivitas garu-garuk telinga, lantas kapan kapan harus ke dokter?
Jika bayi Anda terus menggosok atau menarik telinganya selama lebih dari seminggu atau mulai menangis sambil menarik telinganya dan merasakan nyeri, Anda harus berkonsultasi dengan dokter. Selain itu, jika anak mengalami beberapa tanda dan gejala ini segeralah membawanya ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan terdekat:
- Cairan atau lendir keluar dari telinga,
- Demam tinggi 38 derajat Celcius atau lebih,
- Muncul bercak putih atau kemerahan pada liang telinga,
- Kelebihan lendir hidung yang mengalir dari mulut ke telinga,
- Kemerahan pada kulit dan sekitar telinga luar
- Partikel asing di dalam liang telinga
Nah Moms, singkatnya, menarik telinga bayi sebagian besar karena kebiasaan. Namun, terkadang hal itu bisa terjadi karena infeksi dan penyebab lainnya. Oleh karena itu penting bagi orang tua untuk memahami gejala yang timbul pada bayi sehingga dapat menentukan solusi yang tepat. Semoga bermanfaat ya, Moms!
