Bayi Sering Tidak Habiskan MPASI, Apa yang Perlu Dilakukan?
ยทwaktu baca 3 menit

Ketika bayi berumur 6 bulan, banyak ibu yang bersemangat dalam membuat beragam menu MPASI. Tujuannya, agar bayi mengenal banyak rasa. Ya Moms, tekstur dan porsinya MPASI bayi pun disesuaikan dengan kemampuan dan umurnya, dinaikkan perlahan menjadi lebih padat dan kasar setiap bertambah usia.
Sebagai ibu, rasanya senang sekali ya ketika melihat bayi makan dengan lahap. Tapi, Moms, ada waktunya juga ketika bayi mungkin enggan menghabiskan makanannya. Tak jarang, momen itu bisa membuat ibu kecewa dan sedih, karena khawatir si kecil tidak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup.
Meski begitu, jangan memaksa bayi untuk menghabiskan makanannya. Yuk, simak penjelasan ahli tentang beberapa hal yang perlu orang tua lakukan bila bayi sering tidak menghabiskan MPASI.
Kata Ahli Bila Bayi Sering Tidak Menghabiskan MPASI
Ketika melihat bayi tidak mau menghabiskan MPASI, jangan panik dulu, Moms, karena menurut Ahli Gizi dr. Tan Shot Yen, yang perlu dilakukan adalah evaluasi terlebih dahulu.
"Biasakan evaluasi dulu kenapa makan bisa enggak habis. Jangan kepo cari solusi. Biasanya ibu-ibu fokusnya malah di MPASI-nya, diasumsikan makanan enggak enaklah, kurang variasilah, dan lainnya," ucap dr Tan kepada kumparanMOM beberapa waktu lalu.
dr. Tan mengajak orang tua agar lebih fokus pada bayi. Perhatikan apakah dia masih kesulitan menerima makanan karena masih awal-awal MPASI atau mungkin si kecil belum buang air besar, ngantuk, atau jarak dengan waktu makan terlalu dekat dengan menyusu.
"Atau dia kesulitan dengan tekstur? Atau dia versi small eater atau butuh porsi kecil tapi sering? Dan lebih penting lagi, dia sudah belajar makan, jadi butuh contoh makan bersama. Misal, banyak bayi yang disuapi ayah lebih lahap daripada dia makan dengan ibunya. Bayi butuh komunikasi dan interaksi juga," jelasnya.
Tips Hadapi Bayi yang Tidak Mau Habiskan MPASI
Menghadapi bayi yang susah makan memang memerlukan kesabaran dan strategi sendiri. Untuk menghadapi bayi yang kerap tidak menghabiskan makanannya, yuk, coba ikuti tips dari dr. Tan berikut ini.
1. Cicil Makan
Apabila melihat si kecil lebih suka makan dalam porsi kecil atau small eater, Anda bisa menawarkan makanan setiap 1-2 jam sekali. Jadi, bayi tidak perlu menghabiskan satu porsi makanannya pada setiap jam makan. Bisa satu porsi makanan dibagi, misalnya untuk menjadi dua kali makan.
2. Responsive Feeding
Bayi ketika sakit juga cenderung tidak mau banyak makan. Anda juga perlu memperhatikan, apakah bayi hanya mau makan sedikit karena sedang tumbuh gigi? Hal-hal itu bisa diatasi dengan cara menurunkan teksturnya menjadi lebih halus, seperti awal-awal mulai MPASI. "Jika sedang tumbuh gigi atau sakit, jangan takut turun tekstur 2-3 hari saja," ucap dr. Tan.
3. Ajak Makan Bersama
Anda atau suami bisa makan bersama bayi ketika sudah memasuki jam makannya. Selain bisa meningkatkan ketertarikan pada makanan, bayi juga bisa diajari pelan-pelan tentang kebiasaan yang baik saat makan.
4. Konsultasi dengan Ahli
Jika semua cara di atas sudah dilakukan dan tidak banyak perkembangan dalam pemberian MPASI-nya, dr .Tan menyarankan orang tua bisa berkonsultasi dengan ahli, seperti dokter spesialis anak atau ahli gizi.
"Satu hal yang perlu dipastikan, bayi tidak menghabiskan makan bukan karena dia punya nafsu makan buruk akibat anemia atau TBC misalnya. Jadi bicarakan dengan dokter Anda, temukan penyebabnya bersama sehingga bisa dirancang solusinya," tutupnya.
