Bayi Susah Tidur di Malam Hari? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!
·waktu baca 3 menit

Bayi susah tidur di malam hari menjadi tantangan yang kerap kali dialami oleh setiap orang tua, terutama yang baru pertama kali menjalaninya. Tidak sedikit orang tua yang sampai kurang tidur karena harus menemani bayi yang kesulitan tidur sepanjang malam.
Selalu ada alasan mengapa bayi sulit tidur atau terbangun di tengah malam. Dengan mengetahui penyebabnya, Anda bisa memahami cara penanganan dan membuatnya lebih mudah tidur di malam hari.
Penyebab Bayi Susah Tidur di Malam Hari
1.Terlalu Banyak Rangsangan
Dikutip dari Parents, bayi memang penuh energi bahkan setelah seharian bermain. Aktivitas selama seharian membuat mereka terlalu bersemangat. Akibatnya, tubuh justru terjaga dan sulit masuk ke mode istirahat ketika sudah memasuki malam hari.
Bayi yang kelelahan justru lebih sulit tertidur atau sering terbangun di malam hari. Solusinya, cobalah untuk menciptakan rutinitas malam yang menenangkan, misalnya pijatan ringan, menyanyikan lagu pengantar tidur, atau membacakan cerita.
2. Merasa Tidak Nyaman
Lingkungan tidur punya peran penting dalam kualitas tidur bayi. Hal-hal kecil seperti label baju yang mengganggu, suhu kamar yang terlalu panas atau dingin, hingga suara bising dari luar bisa membuat bayi gelisah.
Solusinya, pastikan bayi memakai pakaian tidur yang nyaman, seprai bersih dan lembut, pencahayaan kamar diredupkan, serta suhu ruangan seimbang. Untuk bayi di bawah 4 bulan, white noise atau bedong yang pas bisa membantu mereka merasa lebih tenang.
3. Tumbuh Gigi
Proses tumbuh gigi bisa dimulai sejak usia 4–6 bulan, meski setiap bayi dapat berbeda-beda untuk pertumbuhan gigi pertamanya. Gusi yang nyeri bisa membuat bayi terbangun mendadak atau menjadi rewel saat malam.
Solusinya, jika bayi terbangun karena tumbuh gigi, cukup tenangkan sebentar tanpa menambah sesi menyusu malam. Hal ini penting agar pola tidur tidak berubah dan bayi tidak menjadi tergantung pada menyusu untuk kembali tidur.
4. Perubahan Rutinitas
Bepergian, pindah tempat tidur, atau bahkan liburan keluarga bisa mengganggu pola tidur bayi. Mereka butuh waktu untuk kembali terbiasa dengan lingkungan dan jadwal yang normal.
Solusinya, setelah kembali ke rutinitas semula, konsistensi adalah kunci. Tetap jalankan ritual malam seperti biasa agar bayi merasa aman dan tahu bahwa waktu tidur telah tiba.
5. Lapar atau Terbiasa Menyusu untuk Tidur
Bayi yang terbiasa menyusu untuk tidur akan cenderung mencari cara yang sama saat terbangun di malam hari. Ini bisa menjadi kebiasaan yang sulit diputus jika dibiarkan terlalu lama.
Solusinya, geser jadwal menyusu agar tidak terlalu dekat dengan waktu tidur. Misalnya, menyusui lebih awal di ruangan berbeda dari kamar tidur. Bisa juga menambahkan sesi makan sore agar perut bayi kenyang sebelum tidur, Moms.
