Kumparan Logo

Bayi yang Keguguran Apakah Harus Diberi Nama? Ini Menurut Islam

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bayi yang Keguguran Apakah Harus Diberi Nama? Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Bayi yang Keguguran Apakah Harus Diberi Nama? Foto: Freepik

Semua orang tua pasti ingin kehamilan berjalan dengan baik hingga bayi selamat dilahirkan ke dunia. Namun, kadang takdir berkata lain dan membuat bayi yang dikandung harus keguguran.

Jika keguguran, banyak orang tua yang masih bingung apakah bayi harus diberikan nama atau tidak? Bagaimana dalilnya menurut Islam? Berikut kumparanMOM berikan penjelasannya.

kumparan post embed

Bayi yang Keguguran Harus Diberi Nama atau Tidak?

Bayi yang Keguguran Apakah Harus Diberi Nama? Foto: Freepik

Dr. Mauidlotun Nisa, Lc., S.Pd.I., M.Hum atau akrab disapa Ustazah Nisa menuturkan sebaiknya bayi yang keguguran diberikan nama. Apalagi jika sudah ada ruhnya yakni sekitar usia 4 bulan.

“(Diberikan nama) sebagai bentuk harapan yang baik terhadap anak itu. Bahkan saat diketahui hamil saja, orang tua disunnahkan memberi nama yang baik pada anaknya, seperti Ahmad atau Muhammad. Meski belum diketahui jenis kelaminnya,” ujarnya kepada kumparanMOM beberapa waktu lalu.

kumparan post embed

Ustazah Nisa kemudian menjelaskan bahwa Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar juga mengatakan, memberi nama bayi yang keguguran itu hukumnya sunnah.

"Bayi itu diberi nama yang pantas untuk laki-laki dan perempuan, seperti Asma’, Hindun, Hunaidah, Kharijah, Thalhah, Umairah, Zur’ah, dan lainnya. Imam Al-Baghawi berkata, “Disunahkan memberi nama bayi yang keguguran karena ada hadis yang menjelaskannya."

Begitu pula yang dikatakan oleh ulama-ulama lainnya. Sahabat-sahabat kami (ulama dari kalangan mazhab Syafi’i) mengatakan, “Meskipun anak yang dilahirkan meninggal dunia sebelum diberi nama, maka memberikannya nama itu disunahkan.”

Jadi, menurut Ustazah Nisa, semua janin yang dikandung hendaknya mempunyai nama, tidak memandang berapa pun umurnya. Memberikan nama kepada janin yang keguguran juga bisa menjadi salah satu cara memberikan doa dan harapan kepada bayi.

“Sebenarnya tanpa nama pun bisa didoakan, nama itu sendiri adalah doa dan harapan, kalau hidup akan menjadi identitas dirinya, baik lahir dan batin,” tutupnya.

kumparan post embed