kumparan
Mom8 Februari 2018 19:09

Begini 3 Aturan Main Memberi Balita Makan Malam

Konten Redaksi kumparan
Balita makan
Balita makan (Foto: Media Defense Goverment)
Makan malam buat balita itu sama pentingnya dengan makan pagi dan makan siang, Moms.
ADVERTISEMENT
Bila makan malam terpenuhi dengan baik, si kecilpun bisa menikmati tidur berkualitasnya sepanjang malam. Hanya saja jumlahnya tidak perlu sebanyak porsi makan siang, sebab aktivitas si kecil tidak sepadat saat siang hari. Dalam pemberiannya, usahakan jangan terlalu malam, agar jaraknya tidak terlalu jauh dengan jam makan siang maupun mendekati jam tidur si kecil. Ini dimaksudkan agar anak jangan sampai kelaparan, atau susah tidur akibat kekenyangan.
Balita berusia 1 - 2 tahun membutuhkan 1000 kalori per harinya, sementara buat si 3 - 5 tahun membutuhkan 1500 kalori. Kebutuhan kalori harian ini dibagi menjadi 3 kali makan besar dan 2 kali camilan.
Illustrasi kalori
Illustrasi kalori. (Foto: Pexels)
Untuk memudahkan Anda, ikuti tips kumparanMom (kumparan.com) ini:
1. Waktunya makan
Anak tidur nyenyak
Anak tidur nyenyak (Foto: Pixabay)
Waktu yang tepat memberikan si kecil makan malam yakni 2-3 jam sebelum jam tidur. Pemberian jeda waktu ini dimaksudkan karena sistem pencernaan balita memerlukan waktu untuk mencerna makanan.
ADVERTISEMENT
Bila anak yang baru selesai makan langsung tidur, maka akan membuat sistem pencernaannya bekerja lebih berat. Akibatnya si kecil bisa sakit perut, tidur tidak nyaman, dan muntah.
2. Komposisi
Susu
Susu sebagai minuman energi (Foto: Thinkstock)
Jumlah kalori pada malam hari cukup 200 - 300 kilo kalori. Meskipun porsinya jadi lebih sedikit, menu makan malam juga mesti mengandung zat gizi yang komplet!
Lengkapi juga dengan susu yang kaya kalsium, magnesium, vitamin D, fosfor, dan vitamin B12. Susu baik dikonsumsi pada malam hari, karena selain bermanfaat untuk pertumbuhan tulang dan giginya, minum susu pada malam hari bisa membuat tidur nyenyak.
3. Nutrisi Spesifik
Vitamin
Vitamin (Foto: Thinkstock)
Perhatikan kondisi anak Anda. Misalnya ia mengalami sariawan dan gusi berdarah. Kemungkinan ia sedang kekurangan vitamin C. Ini merupakan pertanda buat Anda agar menambah vitamin C, misal pada buah dan sayuran yang kaya vitamin C. Hindari juga memberikan asupan manis-manis pada malam hari sebagai menu penutup, karena gula bisa membuat energi anak terisi penuh lagi, alhasil anak jadi susah tidur.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan