Benarkah Berganti-ganti Posisi Tubuh Bisa Percepat Proses Persalinan?

2 Agustus 2022 9:01
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Benarkah Berganti-ganti Posisi Tubuh Bisa Percepat Proses Persalinan? Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Benarkah Berganti-ganti Posisi Tubuh Bisa Percepat Proses Persalinan? Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Ibu hamil yang sedang menunggu detik-detik melahirkan biasanya disarankan berolahraga ringan untuk melancarkan proses persalinan. Tetapi tahukah bahwa mencoba berbagai posisi persalinan dapat membuat prosesnya berjalan lebih mudah dan cepat?
ADVERTISEMENT
Ya Moms, Anda mungkin membayangkan selama persalinan kita hanya tidur telentang sambil menikmati rasa kontraksi. Meski begitu, Anda sebenarnya sangat boleh berganti-ganti posisi untuk membantu mengelola rasa sakit dari awal proses persalinan. Meskipun berbaring telentang dapat menopang punggung dan kaki, tetapi beberapa penelitian menunjukkan bahwa wanita tanpa epidural yang berdiri dan bergerak sebelum mengejan akan memakan waktu persalinan lebih sedikit. Selain itu, kemungkinan bersalin dengan operasi caesar jadi lebih kecil dibandingkan yang melahirkan secara pervaginam.
Baby Center melansir, sebenarnya tidak ada posisi terbaik untuk bersalin. Sebab, kebanyakan wanita pada akhirnya akan sering berganti posisi selama persalinan, yang bergantung pada kondisi tubuh masing-masing. Sebuah studi menunjukkan, ibu yang akan melahirkan tidak diharuskan berbaring secara terus-menerus. Justru dengan berjalan atau posisi jongkok selama fase awal dan aktif bisa membantu tubuh ibu lebih nyaman dan mempercepat proses persalinan.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Ilustrasi ibu hamil kontraksi menjelang persalinan Foto: Thinkstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu hamil kontraksi menjelang persalinan Foto: Thinkstock
Kondisi ini juga senada dengan anjuran American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), yaitu perubahan posisi yang lebih sering dapat membantu ibu lebih nyaman pada momen-momen jelang melahirkan selama tidak ada komplikasi. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun mendorong para ibu bersalin agar boleh bergerak atau berdiri selama prosesnya.

Posisi-posisi Tubuh yang Bisa Dicoba untuk Permudah Persalinan

Saat persalinan menjadi lebih aktif dan kontraksi semakin intens, Anda bisa mencoba berbagai posisi untuk membantu mengatasi rasa sakit tersebut, Moms. Di beberapa rumah sakit juga biasanya disediakan alat-alat seperti gym ball hingga diperbolehkan untuk berjalan di lorong ruangan. Selain itu, apa lagi yang boleh dilakukan?
Ilustrasi gymball, ibu hamil. Foto: Blue Planet Studio/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gymball, ibu hamil. Foto: Blue Planet Studio/Shutterstock
Nah, apabila Anda akan melahirkan tanpa epidural atau obat penghilang rasa sakit, maka Anda bisa melakukan posisi-posisi berikut:
ADVERTISEMENT
  1. Berdiri dan berjalan
  2. Bergoyang ke depan dan ke belakang menyesuaikan ritme napas atau musik dapat menenangkan Anda selama persalinan
  3. Duduklah di tempat tidur atau kursi dengan bantal menopang punggung. Anda juga bisa duduk lebih condong ke depan untuk mengurangi tekanan pada punggung. Dan bisa juga duduk bersila di tempat tidur maupun lantai.
  4. Duduk di kursi menghadap ke belakang, lalu letakkan bantal di antara sandaran kursi dan perut. Lalu sandarkan tangan dan kepala di atas kursi. Posisi ini dapat menghilangkan tekanan pada punggung.
  5. Posisi merangkak dengan memanfaatkan tangan dan lutut dapat mengurangi rasa sakit punggung sebelum dan selama persalinan.
  6. Gym ball bisa membantu mempercepat proses persalinan, misalnya dengan duduk atau berlutut di atasnya. Bisa juga menyandarkan tubuh di samping gym ball.
  7. Berbaring satu sisi
  8. Side-lying lunge
  9. Berdiri satu kaki ditopang kursi
  10. Posisi squat juga dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti squat berjongkok hingga dilakukan di tempat tidur dibantu pendamping.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020