Kumparan Logo

Benarkah Kebiasaan Makan di Depan Bayi Dapat Meningkatkan Nafsu Makannya?

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Benarkah Kebiasaan Makan di Depan Bayi Dapat Meningkatkan Nafsu Makannya? Foto: Getty Images
zoom-in-whitePerbesar
Benarkah Kebiasaan Makan di Depan Bayi Dapat Meningkatkan Nafsu Makannya? Foto: Getty Images

Membuat bayi lahap makan nyatanya memang bukan hal yang mudah. Meski begitu, ternyata kebiasaan sederhana, seperti mencontohkan makan di depan bayi, bisa membuatnya punya nafsu makan yang lebih baik. Wah, kok bisa?

instagram embed

Kata Dokter soal Manfaat Makan di Depan Bayi

Menurut Dokter Spesialis Anak, dr. Reza Fahlevi, Sp.A(K), kebiasaan orang tua makan lahap di depan bayi ternyata dapat membantu meningkatkan nafsu makannya.

“Bisa jadi itu salah satu cara untuk meningkatkan nafsu makan anak adalah dengan cara orang tua makan lahak di depan anak,” ujar dr. Reza kepada kumparanMOM, Minggu (24/8).

Ilustrasi bayi makan. Foto: Yaoinlove/Shutterstock

Kebiasaan ini memiliki pengaruh besar karena si kecil jadi belajar, dengan cara mengamati lingkungan sekitarnya. Serta, bisa juga menumbuhkan rasa ketertarikan alami terhadap makanan. Meski begitu, dr. Reza menekankan bahwa makan di depan anak saja tidak cukup.

Ada beberapa aturan makan atau feeding rules yang juga berperan penting dalam meningkatkan nafsu makan anak, di antaranya:

1. Penjadwalan Makan yang Tepat

Waktu makan harus dijadwalkan dengan baik. Idealnya, ada jarak sekitar dua jam antara waktu makan utama dengan konsumsi susu atau camilan. Tujuannya agar anak tidak kenyang terus-menerus, dan muncul rasa lapar alami menjelang waktu makan.

2. Hanya Air Putih di Antara Waktu Makan

Ilustrasi bayi minum air putih. Foto: Shutterstock

Di antara waktu makan, anak hanya boleh minum air putih. Orang tua sebaiknya menghindari memberikan minuman manis, jus, atau susu yang bisa membuat anak kenyang sebelum makan.

3. Waktu Makan Maksimal 30 Menit

Jika anak sudah menunjukkan tanda-tanda tidak mau makan lagi, sebaiknya sudahi agar anak belajar mengenali rasa kenyang dan lapar.

4. Hindari Distraksi saat Makan

Sebab distraksi seperti televisi dan mainan bisa mengalihkan perhatian si kecil dan menurunkan nafsu makannya.

5. Pastikan Makanan Memiliki Rasa yang Layak

Ilustrasi MPASI Sup Telur. Foto: Shutter Stock

Hal lain yang tak kalah penting juga yaitu rasa makanan itu sendiri. Orang tua sebaiknya mencicipi dulu makanan sebelum diberikan ke anak. Pastikan rasa makanan enak, sehingga si kecil lahap makannya.

“Jadi jangan sampai kita berikan makanan kepada anak yang rasanya nggak enak banget gitu ya. Plain sih nggak apa-apa, tapi asal tetap harus enak. Itu dia cara-caranya,” pungkas dr. Reza.

kumparan post embed