Berapa Lama ASI Dapat Disimpan di Suhu Ruang?
·waktu baca 2 menit

Berapa lama ASI dapat disimpan di suhu ruang menjadi pertanyaan yang sering muncul di benak ibu menyusui, terutama bagi yang rutin memompa ASI. Ya Moms, jangan sampai ASI yang telah diperah dengan penuh perjuangan itu terbuang sia-sia karena basi atau terkontaminasi zat lain sehingga tidak layak dikonsumsi si kecil. Aduh, sedih sekali, ya.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara menyimpan ASI dengan baik dan benar. Sehingga kebutuhan ASI bayi tetap tercukupi dan nutrisinya pun terjaga.
ASI Perah Bisa Tahan Berapa Lama di Suhu Ruang?
Dikutip dari The Academy of Breastfeeding Medicine Protocol Comittee, ASI yang baru diperah (bukan dari kulkas atau freezer) bisa bertahan di suhu ruang antara 16–29°C selama:
-Bertahan 3–4 jam dalam kondisi normal.
-Hingga 6–8 jam, jika ruangan benar-benar bersih dan steril.
Meski begitu, semakin cepat ASI diberikan setelah diperah, maka semakin baik pula kualitas gizinya untuk bayi. Jadi, sebaiknya jangan menunggu terlalu lama.
Lalu, Bagaimana dengan ASIP yang Dicairkan?
Kalau ASIP sudah dicairkan tapi belum dihangatkan, maka:
-Bisa bertahan maksimal 4 jam di suhu ruang.
-Namun, setelah dipanaskan, harus segera diminum dan tidak boleh disimpan kembali.
Karena itu, lebih baik Anda hanya mencairkan serta memanaskan ASIP untuk ukuran sekali minum habis.
Sebab, semakin lama ASI berada di suhu ruang, semakin besar risiko ASI terpapar udara, bakteri, atau mengalami perubahan suhu yang menyebabkan kualitasnya menurun atau bahkan basi. Maka dari itu, penting untuk memahami dan mengikuti pedoman penyimpanan ASI perah demi menjaga nutrisinya tetap optimal, Moms.
