Bercinta Usai Melahirkan Bisa Menyakitkan, Coba Bahas Seputar Ini Dulu ke Suami!
ยทwaktu baca 4 menit

Setiap ibu yang telah sukses menjalani persalinan akan menjalani proses pemulihan. Karena setelah melahirkan, tubuh mungkin masih akan terasa sakit dan nyeri apa pun metode persalinan yang Anda jalani. Belum lagi ditambah waktu tidur yang berkurang dan kelelahan karena harus mengurus bayi baru lahir.
Bila bertanya kapan sih boleh berhubungan seks lagi setelah melahirkan, dokter umumnya menyarankan minimal 6-8 minggu setelah melahirkan. Atau tepatnya, sampai tubuh benar-benar kembali pulih karena waktu pemulihan setiap ibu bisa berbeda-beda.
Jika Anda khawatir proses pemulihan ini akan mengganggu kehidupan seks dengan suami, hal ini sebenarnya bisa dibahas bersama, Moms. Yang terpenting adalah komunikasi terbuka dengan suami sebagai kunci seks pascapersalinan.
"Waktu terbaik untuk berbicara adalah sebelum masalah [seks usai melahirkan] muncul sehingga dapat dicegah. Atau bila masalah muncul, maka bisa sesegera mungkin diatasi," ungkap Dr. Laurie Mintz, seorang profesor bidang psikologi dari University of Florida, dikutip dari Romper.
Sebab, berbagai perubahan setelah hamil seperti perubahan bentuk tubuh, emosi yang naik turun, dan fisik yang belum pulih juga bisa memengaruhi kehidupan seks Anda. Ya Moms, Anda akan merasa kurang percaya diri dan merasa tidak memenuhi kegiatan seks seperti sebelum hamil dulu.
Lantas, apa saja yang perlu dibicarakan dengan suami agar kehidupan seks Anda tetap berjalan dengan lancar?
Hal-hal yang Perlu Dibahas dengan Suami soal Seks Setelah Melahirkan
1. Rasa Nyeri
Nyeri saat melahirkan sangat umum terjadi, termasuk juga saat berhubungan seks pertama kali setelah melahirkan. Rasa nyeri ini bisa bervariasi setiap orang. Hal ini bisa disebabkan perubahan hormon yang menurun, serta aktivitas menyusui yang bisa menurunkan libido, cairan lubrikasi yang lebih sedikit, hingga rasa sakit lebih intens.
Jadi, penting untuk memberi pengertian kepada suami bahwa Anda masih mengalami nyeri, dan takut berhubungan seks akan menambah sakitnya.
2. Pelumas
Vagina sebenarnya memiliki kemampuan untuk mengeluarkan cairan lubrikasi dengan sendirinya. Namun, pada kondisi tertentu, cairan ini bisa saja tidak keluar atau keluar dalam jumlah yang sedikit setelah melahirkan. Sehingga, membuat penetrasi terasa lebih sulit.
Bila ingin berhubungan seks lebih nyaman, Anda dapat mempertimbangkan untuk menggunakan pelumas. Sehingga, bisa memudahkan penis masuk lebih dalam saat penetrasi, hingga mencegah rasa sakit akibat gesekan vagina dan penis.
3. Mengatur Waktu Seks
Kesiapan setiap wanita untuk melanjutkan aktivitas seks lagi setelah melahirkan bisa berbeda-beda. "Kebanyakan ibu baru tidak siap untuk melanjutkan hubungan seksual meski sudah lewat enam minggu," ungkap Dokter Kandungan Dr. Jill Krapf.
Sehingga, yang terbaik adalah bicarakan kepada suami bila Anda sudah benar-benar siap berhubungan seks lagi. Pastikan secara fisik dan mental Anda sudah siap ya, Moms!
4. Sentuhan Terkadang Tidak Nyaman
Aktivitas menyusui juga membuat Anda lebih sensitif, karena ada kemungkinan ibu jadi tidak ingin payudaranya sering disentuh. Sebab, puting akan lebih terasa sakit atau bengkak selama proses menyusui. Jadi, coba bicarakan ketidaknyaman ini dan bisa mencoba bagian tubuh lain saat ini beraktivitas seksual.
5. Atur Posisi Seks
Bila bercinta dengan penetrasi membuat Anda kesakitan, maka anda bisa mencoba untuk mencari tahu posisi seks yang lebih nyaman. Cobalah bereksperimen sampai Anda dan suami menemukan posisi yang enak hingga nantinya siap melakukan posisi lainnya!
6. Kontrasepsi
Setelah melahirkan, tubuh akan membutuhkan waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan agar kembali menstruasi lagi. Terkadang, tanpa Anda sadari tubuh Anda akan mulai berovulasi lagi setelah kembali menstruasi. Sehingga, bicarakan metode kontrasepsi yang ingin dipakai saat berhubungan seks, untuk mencegah kehamilan lagi di saat Anda baru memiliki bayi.
Jadi, perlu diingat bahwa banyaknya perubahaan setelah melahirkan dan punya anak dapat berdampak pada kondisi Anda. Turunnya hormon, kurang tidur, kelelahan pun dapat membuat ibu lebih emosian. Kondisi ini sangat normal, bahkan membuat hubungan seks akan sedikit kaku dan canggung. Tunggulan sampai Anda dan suami menemukan alurnya lagi dan nikmati kembali aktivitas bercinta!
