Kumparan Logo

Bintik Putih di Kuku Anak, Apakah Berbahaya?

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bintik Putih di Kuku Anak, Kenapa Ya? Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Bintik Putih di Kuku Anak, Kenapa Ya? Foto: Shutterstock

Moms, kuku seorang anak dapat mengungkapkan banyak hal tentang kesehatannya, lho. Kuku berwarna merah muda dan berkilau biasanya menandakan kesehatan yang baik.

Dikutip dari Firstcry Parenting, perubahan warna, kuku bergaris, kuku menonjol, kuku rapuh atau bintik putih pada kuku, bisa menjadi tanda adanya masalah medis.

Bintik-bintik putih pada kuku anak dapat menandakan kekurangan zinc atau zat besi. Kadang hal ini terjadi karena rendahnya zat besi, rendahnya kadar magnesium dan kalsium.

Bukan hanya penyakit, bintik putih pada kuku juga bisa muncul imbas cedera masa lalu. Apa pun penyebabnya bintik putih ini biasanya bersifat sementara dan kemungkinan besar akan hilang setelah kuku tumbuh sempurna.

Namun, bintik-bintik putih berulang yang mungkin muncul di sebagian besar kuku, bisa jadi merupakan indikasi adanya infeksi virus, jamur, kelainan hormon tiroid atau masalah kronis yang berhubungan dengan hati, ginjal, atau jantung. Munculnya garis atau bintik putih pada kuku anak disebut juga dengan Leukonikia.

Jenis Leukonikia yang Kerap Dialami Anak

1. Leukonikia Total

Kondisi seperti ini biasanya bersifat genetik. Seluruh kuku bisa berubah menjadi putih sepenuhnya.

Anak Kuku anak. Foto: Shutterstocks

2. Leukonikia Parsial

Pada kondisi ini terjadi pemutihan pada beberapa bagian kuku. Leukonikia parsial dapat memiliki tiga variasi:

- Leukonychia striata: Garis-garis putih horizontal tampak sejajar dengan pangkal kuku (lunula). Kondisi ini disebut juga Garis Mees atau Leukonychia Transversal.

- Leukonychia punctata: Bintik-bintik putih kecil terlihat di kuku. Ini adalah bentuk leukonikia yang paling umum. Hal ini juga disebut sebagai leukonychia 'sebenarnya'.

- Leukonikia longitudinal: Garis putih memanjang muncul di bawah lempeng kuku. Leukonikia longitudinal cukup jarang terjadi.

3. Tampak Leukonikia

Kondisi ini melibatkan perubahan warna putih pada kuku karena perubahan pada dasar kuku, bukan pada lempeng kuku.

Lantas Apa Penyebab Leukonikia pada anak? Beberapa kemungkinan penyebab bercak putih pada kuku adalah:

  • Cedera Kuku

Bintik putih dapat disebabkan oleh cedera ringan atau trauma pada matriks kuku. Misalnya, kuku yang terbentur meja, jari yang menutup pintu, kuku yang tertekuk atau pemotongan kuku yang tidak tepat dapat menyebabkan leukonikia.

  • Reaksi Alergi

Penyebab lain dari bercak putih bisa jadi adalah alergi ringan akibat paparan kuku terhadap bahan kimia tertentu seperti yang terdapat pada cat kuku, penghapus dan pengeras kuku.

  • Infeksi

Munculnya bercak putih pada kuku bisa jadi merupakan suatu infeksi jamur. Jika tidak diobati, penyakit ini dapat tumbuh dan perlahan menyebar ke dasar kuku. Kuku mungkin menjadi terkelupas dan rapuh.

Ilustrasi tangan anak. Foto: Shutterstock
  • Kekurangan Mineral

Bintik-bintik putih pada kuku mungkin terlihat jika terjadi kekurangan ringan mineral tertentu seperti seng, yang disebabkan oleh beberapa penyakit atau variasi kadar hormon.

  • Kemungkinan Efek Samping

Leukonikia juga dapat muncul sebagai efek samping dari pengobatan atau perawatan tertentu seperti kemoterapi sistemik.

  • Penyebab Lainnya

Beberapa kemungkinan penyebab tambahannya adalah:

- Gagal ginjal

- Masalah jantung

- Eksim atau psoriasis

- Keracunan arsenik atau timbal

- Radang paru-paru

- Gejala Bintik Putih pada Kuku