Bisakah Bayi Alergi Salmon?

27 September 2022 14:05
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi bayi makan MPASI dari salmon. Foto: ABWitzPix089/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi makan MPASI dari salmon. Foto: ABWitzPix089/Shutterstock
ADVERTISEMENT
Ikan salmon menjadi salah satu bahan pilihan yang aman untuk membuat MPASI bayi. Apalagi, salmon juga sudah boleh diberikan pada bayi sejak usianya menginjak enam bulan. Ya Moms, menambahkan ikan dalam menu lengkap MPASI si kecil sangat baik untuk perkembangan otaknya.
ADVERTISEMENT
Mengutip What to Expect, salmon kaya akan protein yang dibutuhkan bayi untuk mendukung pertumbuhannya. Salmon juga mengandung asam lemak omega-3, DHA, mineral, dan vitamin B yang cukup tinggi sehingga dapat mencukupi kebutuhan si kecil.
Meski begitu, makanan laut seperti ikan biasanya merupakan alergen yang potensial bagi bayi. Lantas, apakah salmon juga bisa membuat bayi alergi?

Mungkinkah Bayi Alergi Salmon?

Ilustrasi ikan salmon. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ikan salmon. Foto: Shutter Stock
Dikutip dari Firstcry Parenting, meski hanya sebagian kecil orang yang mungkin alergi salmon, tetapi jenis ikan ini sama dengan ikan bersirip lainnya yang merupakan alergen potensial. Artinya, salmon mungkin saja membuat bayi alergi, Moms.
Bayi yang memiliki orang tua dengan riwayat alergi pada alergen lainnya lebih berisiko mengalami hal yang sama. Oleh karena itu, sebaiknya ibu memberikan salmon dengan jumlah sedikit dulu di masa perkenalannya dengan makanan padat. Setelah itu, amati kemungkinan reaksi yang muncul pada bayi.
ADVERTISEMENT
Bayi yang alergi terhadap salmon akan mengalami gejala ringan hingga berat. Mulai dari bersin atau gatal, hingga gejala yang lebih parah seperti pembengkakan atau anafilaksis yang mengakibatkan kesulitan bernapas dan penurunan tekanan darah secara tiba-tiba.
Sebagian besar gejala alergi yang berhubungan dengan makanan terjadi dalam beberapa menit setelah makan, tetapi reaksi alergi masih dapat terjadi dalam 2-4 jam setelah konsumsi.
bayi alergi Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
bayi alergi Foto: Shutterstock
Berikut ini beberapa gejala umum yang bisa dialami bayi jika mengalami alergi ikan salmon:
  • Gangguan perut termasuk muntah, kram, gangguan pencernaan, atau diare.
  • Kesulitan bernapas, mengi, atau sesak napas.
  • Batuk berulang, suara serak, atau sesak di tenggorokan.
  • Gatal-gatal, kulit merah, atau bengkak di sekitar wajah, mulut, atau lidah.
  • Kebingungan, pusing, atau kehilangan kesadaran.
  • Denyut nadi lemah.
ADVERTISEMENT
Ya Moms, jika Anda menemukan salah satu dari gejala tersebut setelah memberikan MPASI salmon pada si kecil, sebaiknya segera hentikan pemberiannya. Apabila gejala semakin parah yang menyebabkan syok, segeralah bawa bayi ke dokter untuk mendapatkan perawatan.
Sebaliknya, jika bayi tidak menunjukkan gejala apapun dan tampak baik-baik saja setelah mengkonsumsi salmon, artinya Anda dapat melanjutkan pemberiannya. Cobalah untuk meningkatkan jumlah dan frekuensi pemberian salmon namun dengan tetap mengkombinasikannya dengan bahan makanan lain agar bayi mendapatkan nutrisi seimbang.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020