Kumparan Logo

Bolehkah Bayi Makan Kacang Almond?

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Almond untuk meningkatkan produksi ASI. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Almond untuk meningkatkan produksi ASI. Foto: Shutter Stock

Saat bayi mulai diperkenalkan dengan MPASI di usia 6 bulan, Anda perlu memberinya makanan yang kaya gizi dan nutrisi. Ya Moms, seperti kacang almond, salah satu jenis kacang yang baik untuk kesehatan karena mengandung serat, mineral, dan asam lemak esensial.

Almond juga mempunyai rasa yang lezat sehingga disukai banyak orang, baik dewasa maupun anak-anak. Tapi, bagaimana dengan bayi? Apakah aman memberikan bayi kacang almond?

Penjelasan soal Boleh Tidaknya Bayi Makan Kacang Almond

Almond. Foto: Pixabay

Ya Moms, bayi sebenarnya sudah boleh makan kacang almond sejak berusia 6 bulan. Namun, jangan sajikan almond utuh untuk bayi karena si kecil bisa saja tersedak. Sebaiknya, haluskan dulu kacang almond agar si kecil mudah mengonsumsinya atau memotongnya tipis-tipis untuk bayi yang lebih besar.

Jangan lupa untuk tetap waspada jika Anda memberikan makanan alergen seperti kacang almond kepada bayi. Perhatikan baik-baik, apakah ada tanda-tanda alergi, sensitivitas, atau intoleransi saat memperkenalkan kacang almond kepada si kecil.

Apalagi jika ada anggota keluarga yang memiliki riwayat alergi makanan atau si kecil memiliki alergi makanan lain. Maka lebih baik konsultasikan dulu dengan dokter sebelum memberikan almond.

Ilustrasi kacang almond. Foto: Shutter Stock

Meski demikian, seperti dikutip dari Harvard School Public Health, almond dapat memberikan nutrisi yang banyak kepada bayi, seperti MUFA, serat, protein, biotin, dan vitamin E. Selain itu, fitonutrien dalam kacang juga menawarkan berbagai manfaat kesehatan untuk bayi.

Studi penelitian juga menunjukkan bahwa almond dapat menjaga kesehatan usus, lalu serat makanan dari almond juga memiliki efek prebiotik yan bisa meningkatkan kesehatan usus.

Almond juga mengandung sejumlah besar potasium, kalsium, magnesium, dan fosfor yang berpotensi berkontribusi pada perkembangan dan penguatan tulang. Lalu, konsumsi almond juga membantu menyerap vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin D.

Namun mengutip Mom Junction, jangan memberikan almond terlalu banyak pada bayi. Sebab, hal itu dapat menyebabkan konsumsi lemak dan serat makanan dalam jumlah tinggi. Ini dapat mengakibatkan gangguan lambung, seperti gangguan pencernaan, diare, atau sakit perut pada beberapa bayi.