Kumparan Logo

Bolehkah Bayi Minum Air Gula?

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bolehkah Bayi Minum Air Gula? Foto: Getty Images
zoom-in-whitePerbesar
Bolehkah Bayi Minum Air Gula? Foto: Getty Images

Beberapa orang tua percaya, pemberian air gula bisa meredakan sakit bayi. Ya Moms, dengan begitu, bayi jadi tidak rewel lagi.

Meski begitu, memberikan air gula pada bayi ternyata belum tentu menjadi perawatan yang aman dan efektif untuk mengurangi rasa sakitnya. Dilansir Healthline, pemberian air gula pada bayi juga bisa berisiko.

Jadi sebenarnya, bolehkah memberikan air gula untuk bayi?

Kata Dokter soal Pemberian Air Gula untuk Bayi

Ilustrasi gula Foto: Shutter Stock

Moms, jangan sembarangan memberikan air gula untuk bayi. Sebab, Anda harus paham kapan saatnya memberikan dan tidak memberikannya air gula. Air gula atau air sukrosa manis memang digunakan di beberapa rumah sakit untuk membantu bayi mengurangi rasa sakit saat sunat atau operasi lainnya. Biasanya air gula juga diberikan oleh dokter anak untuk mengurangi rasa sakit saat bayi disuntik, ditusuk kaki, atau diambil darahnya.

“Air gula bisa digunakan oleh fasilitas medis saat melakukan prosedur yang menyakitkan untuk anak agar meredakan nyerinya, tetapi tidak disarankan untuk digunakan sehari-hari di rumah,” ujar dr. Shana Godfred-Cato, Dokter Anak dari Austin Regional Clinic.

Dilansir Mom Junction, larutan air gula juga kadang digunakan oleh orang tua ketika anaknya kolik. Bahkan beberapa budaya percaya air gula dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit kuning pada bayi. Namun menurut American Pregnancy Association, air gula bisa berbahaya untuk bayi baru lahir yang memiliki penyakit kuning. Jadi jangan dicoba ya, Moms.

Syarat Pemberian Air Gula

Ilustrasi bayi minum air gula. Foto: Shutterstock

Air gula untuk bayi harus diberikan atau diresepkan oleh dokter anak. Dokter mungkin biasanya memberikan air gula kepada bayi lewat pipet ke dalam mulutnya. Menurut dr. Godfred-Cato, dia tidak menyarankan orang tua untuk membuat sendiri larutan air gula di rumah.

Namun jika Anda ingin memberikan air gula kepada bayi untuk meredakan sakitnya, lebih baik minta saran dari dokter. Tanyakan kepada dokter, berapa banyak air gula yang bisa diberikan kepada bayi, dan juga minta resep pembuatan air gula yang benar.

Risiko Memberikan Air Gula Sembarangan pada Bayi

Hindari konsumsi gula buatan Foto: thinkstock

Jika diberikan secara tidak benar, air gula dapat menimbulkan efek samping yang berpotensi serius. Sehingga sekali lagi, Anda lebih baik memberikan air gula pada bayi di bawah pengawasan dokter.

Menurut dr. Danelle Fisher, Ketua Dokter Anak di Saint John Medical Center, Santa Monica, California, jika campuran air gula tidak sesuai dan bayi mendapatkan terlalu banyak air, maka bisa jadi sampai kejang.

“Ketika tubuh mendapat terlalu banyak air, itu mengencerkan jumlah natrium, membuat elektrolit tidak seimbang. Hal ini menyebabkan jaringan membengkak dan dapat menyebabkan kejang, atau bahkan membuat bayi koma,” tambahnya.

Efek samping penggunaan air gula sembarangan juga bisa membuat sakit perut, muntah, dan penurunan nafsu makan, Moms.

“Bayi yang baru lahir sebaiknya hanya diberikan cairan bernutrisi dan penuh protein, bukan larutan air gula,” tutup dr. Fisher.

kumparan post embed