Kumparan Logo

Bolehkah Bayi Minum ASI Orang Lain?

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ibu menyusui bayinya. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu menyusui bayinya. Foto: Shutterstock

ASI merupakan makanan terbaik untuk bayi. Tak heran bila dapat menyusui dan memberi bayi ASI dengan lancar jadi harapan banyak ibu. Sayangnya, dalam perjalanan menyusui, bisa saja ada kondisi yang membuat ibu tak bisa memberikan bayinya ASI.

Bila hal ini terjadi, sebagian ibu mungkin memilih memberi bayi susu formula. Namun ada juga yang terpikir untuk memberi bayi ASI dari ibu lain. Apakah hal ini diperbolehkan dan aman bagi bayi?

Penjelasan soal Bayi Minum ASI Orang Lain Atau Pendonor ASI

ilustrasi ASI perah Foto: Shutterstock

dr. Gusti Ayu Nyoman Pratiwi, SpA., Dokter Spesialis Anak dalam laman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menjelaskan, donor ASI umumnya diberikan dari ibu menyusui yang mengalami kelebihan pasokan ASI untuk diberikan kepada bayi lain yang membutuhkan.

Namun tetap diingat, pemberian ASI tersebut harus disikapi dengan bijak, khususnya bagi para pendonor. Karena beberapa penyakit dapat ditularkan melalui ASI bila sang pendonor memiliki riwayat penyakit tertentu.

Ya Moms, mutu dan keamanan ASI donor sangat dibutuhkan. Untuk itu, ibu menyusui yang ingin mendonorkan ASI-nya pun harus melakukan berbagai rangkaian tes terlebih dulu.

Ilustrasi ASI Perah. Foto: thinkstock

Sebaliknya, bila sang pendonor tidak melalui tahap pemeriksaan skrining laboratorium atau diberikan secara langsung begitu saja, Food and Drug Administration (FDA) tidak menganjurkannya, Moms. Hal ini karena dikhawatirkan ASI tersebut dapat menimbulkan risiko kesehatan bagi bayi yang menerimanya.

Adapun sebelum mendonorkan atau menerima donor ASI, Anda pun harus benar-benar mengetahui dengan jelas identitas ibu dan anak-anaknya. Sebab, anak-anak pendonor ASI dan bayi yang menerima ASI akan menjadi saudara sepersusuan.

Syarat Pendonor ASI

bayi minum ASI perah dengan gelas sloki Foto: Shutterstock

Pendonor ASI juga harus memenuhi beberapa syarat. Di antaranya pendonor ASI tidak mengkonsumsi obat, tidak punya riwayat penyakit menular seperti hepatitis, HIV,atau HTLV2, tidak pernah menerima transfusi darah atau transplantasi organ dalam setahun terakhir, dan tidak memiliki pasangan seksual yang berisiko terinfeksi penyakit.

Jadi jelas sudah, bayi boleh-boleh saja minum ASI orang lain alias dari ibu menyusui yang ingin mendonorkan ASI-nya, asal sang pendonor sudah melalui beberapa tahap pemeriksaan untuk menilai apakah ASI tersebut aman dikonsumsi bayi tersebut.

kumparan post embed