kumparan
23 Oktober 2018 10:10

Bolehkah Bayi Minum ASI Perah yang Tercampur Darah?

Ilustrasi ASI Perah
Beragam teknik saat memerah bisa diterapkan ibu, agar produksi ASI perah melimpah. (Foto: Shutter Stock )
Memompa payudara untuk mendapatkan ASI perah atau ASIP bagi bayi umumnya jadi bagian dari hari-hari ibu menyusui yang bekerja. ASI perah menjadi solusi agar kebutuhan nutrisi bayi meski sedang tidak berada di dekat ibunya.
ADVERTISEMENT
Tapi saat memerah ASI kadang-kadang tidak berjalan dengan lancar-lancar saja. Kadang-kadang, ibu mengalami beberapa masalah. Mulai dari produksi ASI yang menurun, saluran ASI tersumbat, sampai hal-hal yang mengejutkan seperti darah keluar bersama ASI saat diperah!
Pernahkah Anda mengalaminya, Moms? Bila pernah, tak perlu panik.
ASI bercampur darah cukup umum dialami ibu menyusui dan bisa disebabkan oleh beberapa hal. Mulai dari luka pada puting akibat posisi menyusui yang kurang pas atau hisapan bayi yang terlalu kuat hingga penggunaan pompa yang keliru melukai puting atau membuat pembuluh kapiler sobek.
Nah, sejumlah kecil darah manusia dalam ASI tidak akan menjadi masalah bagi bayi yang meminumnya. Namun sebaiknya ASI perah yang tercampur darah diberikan segera pada bayi dan tidak disimpan apalagi dibekukan. Pasalnya, darah merupakan media yang sangat baik bagi pertumbuhan kuman. Menyimpannya berarti memberi waktu pada bakteri untuk berkembang, meskipun di dalam kulkas atau freezer.
Ilustrasi ASI perah tercampur darah
Ilustrasi ASI perah tercampur darah (Foto: Shutterstock)
Anda juga perlu memerhatikan bila darah yang keluar cukup banyak. Sebaiknya, buang ASI perah dan coba periksakan diri Anda ke dokter. Sebab, adanya tumor jinak di payudara yang disebut dengan fibrokistik atau papilloma intraductal juga bisa menyebabkan ASI perah tercampur darah.
ADVERTISEMENT
Cek juga apakah ada cairan bening yang tak biasa keluar dari payudara Anda. Ini bisa jadi pertanda kanker payudara atau masalah kesehatan tertentu.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan