Kumparan Logo

Bolehkah Ibu Hamil Pakai Sunscreen?

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ibu hamil pakai sunscreen. Foto: SUPERMAO/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu hamil pakai sunscreen. Foto: SUPERMAO/Shutterstock

Meski sedang hamil, jangan lupa untuk tetap merawat kesehatan kulit. Namun, pastikan produk perawatan yang digunakan aman untuk ibu hamil. Bagaimana dengan suncreen atau tabir surya?

Mengutip laman resmi American Academy of Dermatology, sunscreen diperlukan untuk melindungi kulit wajah dari paparan sinar matahari, luka bakar, penuaan dini, dan semua jenis kanker kulit, terutama bila ibu hamil sering melakukan aktivitas di luar rumah.

Tapi, amankah bila ibu hamil pakai sunscreen?

Amankah Ibu Hamil Pakai Sunscreen?

Mengutip Healthline, sebenarnya ibu hamil boleh saja menggunakan produk perawatan wajah, termasuk sunscreen. American College of Obstetricians and Gynecologists menjelaskan, wanita disarankan untuk tetap menggunakan sunscreen selama kehamilan. Sebab, hal ini juga dapat membantu Anda untuk mengurangi bintik hitam pada kulit atau dikenal sebagai melasma.

Ilustrasi ibu hamil pakai sunscreen. Foto: KamaraStudio/Shutterstock

Namun, bila ingin menggunakan sunscreen saat hamil, Anda perlu memperhatikan bahan-bahan yang digunakan dalam sunscreen tersebut. Sebab, tidak semua kandungan yang terdapat di dalam sunscreen aman digunakan ibu hamil, salah satunya oxybenzone. Beberapa penelitian pada hewan menunjukkan bahwa senyawa kimia tersebut dapat mengganggu fungsi hormon dan perubahan pada kelenjar susu.

Selain itu, gunakanlah sunscreen yang memiliki spektrum luas dan menawarkan perlindungan terhadap sinar UVA dan UVB, dan pastikan juga sunscreen tersebut mengandung SPF 30 atau lebih untuk melindungi wajah dari sengatan sinar matahari, Moms.

Ilustrasi pakai sunscreen saat hamil. Foto: Shutter Stock

Meski demikian, sebelum menggunakannya, pastikan Anda membaca petunjuk pada kemasan produk terlebih dahulu. Bila Anda mengalami efek samping tertentu, seperti kulit wajah terasa panas, muncul kemerahan, dan jerawat muncul lebih banyak, segera hentikan penggunaan produk itu dan konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

kumparan post embed