Kumparan Logo

Bolehkah Membersihkan Bayi Baru Lahir dengan Tisu Basah? Ini Kata Dokter!

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tisu Basah Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Tisu Basah Foto: Shutter Stock

Bayi baru lahir, perlu sering dibersihkan. Entah itu karena bayi gumoh, buang air kecil, pup, atau sekadar berkeringat. Kasihan kan Moms, kalau bayi sampai tidak nyaman apalagi mengalami ruam karena terlambat dibersihkan?

Tapi bicara soal membersihkan bayi baru lahir, orang tua juga perlu cermat. Gunakanlah selalu kain lembut dan air bersih. Bagaimana dengan tisu basah? Apakah boleh digunakan?

Ya Moms, penggunaan tisu basah pada baik memang menimbulkan perdebatan. Ada yang bilang boleh dan ada juga yang bilang jangan. Mereka yang tidak setuju dengan pemakaian tisu basah untuk bayi baru lahir, umumnya khawatir kandungan di dalam tisu basah dapat memicu reaksi alergi pada bayi yang kulitnya sensitif.

Lantas, apa kata dokter?

Kata Dokter Soal Membersihkan Bayi Baru Lahir Pakai Tisu Basah

Ilustrasi mengganti popok bayi menggunakan tisu basah. Foto: Getty Images

Mengutip Parents, sebenarnya tidak masalah bila orang tua hendak membersihkan bayi baru lahir dengan tisu basah. Namun memang, banyak dokter yang menyarankan untuk berhati-hati dan menunggu hingga bayi berusia minimal satu bulan.

Alasannya? Seiring berjalannya waktu, kulit bayi tidak akan sesensitif saat baru lahir. Untuk antisipasi kulit bayi yang sensitif dan mengurangi risiko iritasi, orang tua juga bisa memilih tisu basah yang bebas alkohol dan tidak diberi tambahan parfum.

Hal ini juga dijelaskan oleh seorang dokter anak, Jennifer Shu, MD, FAAP, sebagaimana dilansir The Bump. Menurutnya tisu basah sebetulnya aman-aman saja digunakan untuk membersihkan kulit bayi baru lahir.

Kapan Bayi Tidak Boleh Dibersihkan dengan Tisu Basah

Ilustrasi menyeka bayi dengan tisu basah Foto: Shutterstock

Lebih lanjut dr.Jennifer Shu menjelaskan, orang tua perlu waspada jika setelah dibersihkan dengan tisu basah kulit bayi tampak kemerahan atau timbul ruam. Bila hal ini terjadi, ia menyarankan penggunaan tisu basah dihentikan atau coba ganti merek tisu basah lain hingga menemukan yang cocok. Namun, jika kemerahan di pantat bayi tidak membaik, segera hubungi dokter agar masalah ruam di kulit bayi dapat segera ditangani.

Ia juga mengingatkan, alih-alih tisu basah, ada cara lebih aman untuk membersihkan bayi baru lahir. Yaitu, gunakan bola kapas yang direndam air hangat! Jika perlu, Anda juga bisa menggunakan sabun khusus bayi yang formulanya lembut.

Yang juga perlu diingat, setelah dibersihkan selalu keringkan kulit bayi dengan saksama untuk mencegah ruam. Caranya dengan menepuk-nepuk pelan kulit dengan kain atau handuk bersih. Bila kulitnya sudah benar-benar kering, baru bayi bisa diberi popok atau pakaian.

kumparan post embed