Mom
·
1 September 2018 20:06

Bolehkah Mencampur Dua Merek Susu Formula untuk Diminum Anak?

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Bolehkah Mencampur Dua Merek Susu Formula untuk Diminum Anak? (205037)
Tips Menyiapkan Susu Formula (Foto: Shutterstock)
Memilih merek susu formula untuk balita adalah pilihan pribadi ibu. Anda mungkin suka tekstur susu formula suatu merek, namun lebih menyukai rasa susu formula yang lain. Demi menyajikan segelas susu yang ibu anggap sempurna, Anda barangkali ingin mencampur dua merek susu itu. Tapi, bolehkah mencampur dua merek susu formula dalam satu gelas?
ADVERTISEMENT
Dilansir Very Well Family, mencampur dua merek susu formula tidak berbahaya dan aman bagi anak. Metode ini bisa Anda gunakan jika si kecil tampak lebih lahap saat meminum campuran susu itu. Bahkan cara ini juga bisa menguntungkan secara ekonomis. Misalnya ibu mencampur merek susu formula yang mahal dengan yang lebih murah dalam porsi 50:50.
kumparanMOM menghubungi dr Aryana Diani SpA, dokter spesialis anak di RS Mitra Keluarga Group untuk mengonfirmasi hal ini. Menurutnya, mencampur dua merek susu formula memang aman saja diminum anak, namun dengan syarat tertentu.
Jika dua merek susu formula itu bubuk, maka harus dicampur air dulu. Ketika masing-masing merek susu sudah siap diminum, baru boleh dicampur menjadi satu.
ADVERTISEMENT
“Sebaiknya susu formula itu dibikin sendiri-sendiri dulu, baru dicampur. Molekulnya sudah stabil dan mencampurnya enggak mempengaruhi kandungan nutrisinya,” papar dr Aryana.
Bolehkah Mencampur Dua Merek Susu Formula untuk Diminum Anak? (205038)
Cara Menyiapkan Susu Formula (Foto: Shutterstock)
Lebih lanjut lagi, dr Aryana menjelaskan susu formula bubuk akan bereaksi saat dicampur air. Proses pelarutan homogen ini membuat molekul-molekul susu menjadi stabil. Namun jika mencampur dua merek susu formula saat masih jadi bubuk, Anda tidak tahu apakah reaksinya saat bertemu air akan saling mempengaruhi komponennya.
Jadi Moms, eksperimen mencampur dua merek susu formula boleh-boleh saja jika anak dianggap lebih menyukainya. Jika tubuh anak tidak bereaksi negatif pada protein susu formula itu, seperti mengeluarkan banyak gas, bersendawa, atau meludah maka sah-sah saja. Anda juga sebaiknya tidak mengganti merek susu formula terlalu sering untuk mengetahui jenis mana yang paling cocok untuk anak Anda.
ADVERTISEMENT