Bukan Jadi Nurut, Ini Dampak Negatif Bila Orang Tua Memukul Anak
·waktu baca 2 menit

Moms, tahukah Anda, memukul anak tidak hanya menyakiti si kecil secara fisik, tapi juga bisa menimbulkan dampak negatif. Mengutip Todays Parent, American Academy of Pediatrics (AAP) menegaskan, alih-alih membuat anak memperbaiki atau menjaga perilakunya, hukuman fisik seperti memukul dapat meningkatkan perilaku buruk dan memengaruhi tumbuh kembang anak.
Selain itu, masih ada beberapa hal yang perlu orang tua pahami tentang dampak yang bisa saja terjadi jika memukul anak.
Dampak Bila Orang Tua Memukul Anak
1. Memukul Menimbulkan Masalah Jangka Panjang
Memukul anak bisa menimbulkan risiko masalah jangka panjang yang berbahaya. Sebab anak yang kerap dipukul akan tumbuh menjadi sosok yang agresif dan penindas di masa depan.
“Semakin sering anak dipukul, semakin besar kemungkinan ia menjadi agresif. Mereka memiliki risiko besar untuk menindas orang lain dan menggunakan agresi sebagai cara untuk memecahkan masalah,” jelas Joan Durrant, profesor di departemen ilmu kesehatan masyarakat di Universitas Manitoba, Kanada.
Ini tidak berarti bahwa semua anak yang dipukul akan lebih agresif daripada anak yang tidak pernah dipukul. Namun, perlu dipahami bahwa memukul hanya akan menimbulkan dampak negatif bagi masa depan anak, bahkan bisa menyebabkan masalah kesehatan mental.
“Memukul dikaitkan dengan risiko masalah kesehatan mental anak, masalah perilaku, serta masalah dengan hubungan antara anak dan orang tua,” kata Elizabeth Gershoff, profesor pengembangan manusia dan ilmu keluarga di University of Texas di Austin.
2. Memukul Tidak Akan Berbuah Baik
Anak-anak yang kerap merasakan pukulan akan menjadi sosok yang tidak patuh.
Ya Moms, penelitian menunjukkan bahwa memukul tidak efektif untuk membuat anak menjadi lebih disiplin dan melakukan perbuatan baik.
“Anak-anak yang dipukul cenderung tidak patuh dalam jangka pendek hingga panjang, sehingga mereka tidak belajar bagaimana berperilaku berbeda di masa depan, yang merupakan tujuan jangka panjang kami sebagai orang tua,” kata Elizabeth yang juga merupakan ibu dari dua anak.
3. Menimbulkan Penyesalan
Menurut Joan, hampir semua orang tua pernah memiliki keinginan untuk memukul anaknya. Sebab, itu merupakan perasaan putus asa yang muncul karena kurangnya kontrol saat mengasuh anak-anak yang dianggap tidak disiplin. Namun, hal ini justru akan membuat orang tua menyesal setelahnya.
“Orang tua merasa harus melakukan itu, tapi justru muncul perasaan tidak enak setelahnya. Lalu mereka kembali berpikir rasional dan menyadari bahwa sebenarnya bukan itu yang ingin dilakukan,” kata Joan.
Jadi tahan dan jangan pernah memukul si kecil, Moms! Ingat lah selalu: pukulan tidak pernah bisa jadi solusi dan justru menambah masalah semakin parah.
Penulis: Hutri Dirga Harmonis
