Cara Aman Memandikan Bayi Baru Lahir
·waktu baca 6 menit

Moms, bulan pertama menjadi seorang ibu merupakan saat-saat yang membahagiakan sekaligus membingungkan, ya. Sebab, ada begitu banyak cara merawat bayi baru lahir yang tak dimengerti ibu baru. Mulai dari cara menggendong bayi, posisi menyusui yang tepat, hingga cara memandikan bayi baru lahir.
Dikutip dari Baby Centre, para pakar menyebut memandikan bayi relatif mudah jika Anda sudah menguasainya. Namun, ada beberapa hal mendasar yang perlu diingat demi kesehatan dan keselamatan anak Anda. Hal ini terutama terjadi pada beberapa minggu pertama setelah kelahiran. Selain itu, pada saat bayi Anda beralih ke bak mandi bayi dan bak mandi besar.
Kapan boleh memandikan bayi yang baru lahir?
Para ahli kini merekomendasikan untuk menunggu waktu memandikan bayi baru lahir untuk pertama kalinya hingga 24 jam setelah lahir atau setidaknya 6 jam. Melakukan hal ini membantu mencegah penurunan suhu tubuh dan gula darah bayi Anda, menghindari kekeringan kulit, mendukung ikatan antara bayi dan ibu.
American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan untuk memandikan bayi menggunakan spons. Setidaknya hingga tali pusar bayi lepas. Umumnya tali pusar ini akan lepas saat bayi berusia tiga pekan.
Spons digunakan untuk menjaga ari-ari tetap bersih dan kering. Kondisi ari-ari yang menempel di perut bayi harus diperhatikan demi mencegah infeksi selama proses penyembuhan.
Anda dapat memandikan bayi Anda kapan saja sepanjang hari, tergantung mana yang terbaik bagi Anda berdua. Beberapa orang tua menjadikan memandikan bayi baru lahir sebagai bagian dari rutinitas pagi hari. Sementara yang lain menganggapnya sebagai cara yang menenangkan untuk melepas lelah di sore hari.
Cobalah untuk memilih waktu ketika suasana hati bayi Anda sedang baik dan Anda tidak terburu-buru. Selain itu, hindari memandikan bayi Anda segera setelah menyusu, agar ia punya waktu untuk mencerna.
Cara memandikan bayi baru lahir dengan spons
Sebelum bayi baru lahir Anda siap untuk mandi dengan menyiramkan air di sekujur tubuhnya, cobalah gunakan spons. Berikut langkah-langkahnya:
- Isi baskom dengan air hangat. Lalu bungkus bayi dengan handuk dan baringkan di permukaan yang nyaman. Selalu letakkan satu tangan pada bayi dan bayi Anda ditutupi dengan handuk.
- Celupkan kain lap bersih ke dalam air dan bersihkan wajahnya, mulai dari pangkal hidung dan usap ke mata. Bersihkan lipatan luar telinga dengan ujung kain lap (hindari kapas).
- Gunakan waslap untuk menyeka seluruh tubuh bayi Anda dari leher ke bawah, hanya sampai bagian tubuh yang Anda bersihkan saja. Anda tidak perlu menggunakan sabun. Sabun dapat mengeringkan kulit bayi baru lahir yang sensitif.
- Untuk noda kecil seperti tetesan susu di dagu atau leher bayi baru lahir, Anda dapat membersihkannya dengan kain lap basah. Sekali atau dua kali sehari, usap wajah, leher, dan tangan bayi Anda, serta lipatan kulitnya (paha, ketiak) sesuai kebutuhan. Bersihkan area genital mereka secara menyeluruh dengan tisu basah setelah setiap penggantian popok.
Banyak bayi baru lahir memiliki kulit bersisik dan mengelupas di kulit kepala mereka. Kondisi ini tidak berbahaya yang dikenal sebagai cradle cap. Hal ini tidak akan mengganggu bayi Anda dan tidak masalah jika Anda membiarkannya sampai ia hilang dengan sendirinya.
Namun, jika hal tersebut sangat mengganggu, Anda dapat mencoba menghilangkan sisik tersebut dengan mencuci rambut bayi menggunakan sampo bayi dan dengan lembut mengusapkan sikat berbulu lembut ke kulit kepala bayi.
Lantas, sebaiknya seberapa sering memandikan bayi baru lahir?
Para ahli menyarankan bayi baru lahir dimandikan dua atau tiga kali seminggu saja. Bayi baru lahir tidak berkeringat seperti orang dewasa atau menjadi kotor seperti balita. Jadi sering mandi bukanlah suatu keharusan.
Ditambah lagi, terlalu sering memandikan bayi dapat mengeringkan kulit halusnya. Tentu saja, mandi lebih sering mungkin dilakukan ketika bayi Anda mulai makan makanan padat dan merangkak.
Beberapa bayi menganggap air hangat sangat menenangkan. Sementara, bayi lain bisa menangis sepanjang proses mandi. Jika bayi baru lahir protes, kembalilah mandi spons selama satu atau dua minggu. Mandi tidak perlu memakan banyak waktu, beberapa menit sudah cukup untuk membersihkan bayi Anda sebelum air menjadi dingin.
Cara memandikan bayi baru lahir dengan air
Memandikan bayi baru lahir di bak mandi mungkin terasa sedikit menakutkan pada awalnya. Menangani anak kecil yang bergerak, basah dan bersabun membutuhkan latihan dan kepercayaan diri.
- Kumpulkan semua perlengkapan mandi termasuk sabun bayi yang lembut, satu atau dua waslap, cangkir untuk membilas, handuk, popok dan pakaian bersih. Letakkan di tempat yang dekat dengan bak mandi Anda. Anda mungkin juga ingin memiliki krim anti ruam popok dan/atau losion bayi di dekat Anda.
- Isi bak mandi bayi dengan air sekitar 3 sentimeter yang terasa hangat hingga bagian dalam pergelangan tangan Anda.
- Bawalah bayi Anda ke area mandi dan buka pakaiannya secara menyeluruh, lalu segera masukkan ia ke dalam bak mandi agar tidak kedinginan. Gunakan satu tangan untuk menopang kepala bayi Anda dan tangan lainnya untuk memandu kakinya terlebih dahulu. Siramkan air mandi hangat pada bayi secara rutin saat mandi agar tidak terlalu kedinginan. Meletakkan kain lap basah dan hangat pada tubuh bayi baru lahir dapat membantunya merasa aman.
- Selalu pegang bayi dengan salah satu tangan. Jangan pernah meninggalkan bayi Anda sendirian, sedetik pun! Jika Anda perlu membukakan pintu atau lupa perlengkapan mandi, bungkus bayi Anda dengan handuk dan bawalah bersama Anda.
- Mulailah dengan membasuh mata bayi menggunakan waslap basah, gerakkan dari pangkal hidung ke arah luar, lalu usapkan ke seluruh wajah bayi dan lipatan luar telinga (jangan gunakan kapas).
- Basahi kepala bayi Anda dan gosokkan sabun atau sampo bayi yang lembut ke kulit kepalanya menggunakan waslap. Bilas dengan hati-hati, jaga agar air tidak mengalir ke wajah dan mata bayi.
- Gunakan waslap untuk menyeka seluruh tubuh bayi dengan lembut dari atas ke bawah, termasuk sela-sela jari, ketiak, lipatan kaki, area popok, dan sela-sela jari kaki. Gunakan sabun secukupnya saja, karena dapat mengeringkan kulit bayi, dan jangan menggosok atau menarik-narik kulit.
- Bilas bayi Anda secara menyeluruh dengan segelas air dari bak mandi.
- Angkat bayi Anda keluar dari bak mandi dengan sangat hati-hati dengan satu tangan menopang leher dan kepalanya dan tangan lainnya menopang pantatnya.
- Bungkus bayi Anda dengan handuk, pastikan untuk menutupi kepalanya, dan tepuk-tepuk hingga kering. AAP merekomendasikan penggunaan losion bayi tanpa pewangi setelah mandi untuk membantu mencegah kulit kering dan eksim . Anda juga bisa mengoleskan krim anti ruam popok jika perlu.
- Pakaikan popok dan pakaian bayi Anda, dan beri mereka ciuman di kepala kecilnya yang manis ya, Moms.
