Cara Atasi Baby Blues Tanpa Obat

5 Mei 2021 19:06 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi ibu mengalami baby blues syndrome. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu mengalami baby blues syndrome. Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Ada beberapa ibu yang mengira bahwa setelah melahirkan bayi, semua tantangan dan rintangan saat hamil berakhir sudah. Namun pada kenyataannya, mengurus bayi baru lahir bisa menimbulkan tantangan baru lagi, Moms.
ADVERTISEMENT
Ya, beberapa ibu merasa adanya perubahan suasana hati yang tak menentu, seperti sedih, mudah tersinggung, gelisah, cemas, hingga menangis tanpa alasan yang jelas setelah melahirkan. Kondisi ini biasanya dikenal dengan istilah baby blues.
Ilustrasi ibu dan bayi. Foto: Shutter Stock
Menurut laporan American Pregnancy Association (APA), sekitar 70 hingga 80 persen ibu baru berisiko mengalami baby blues. Namun hingga kini, belum diketahui secara pasti penyebab dari baby blues. Meski begitu, kondisi tersebut biasanya dikaitkan dengan perubahan hormon yang terjadi selama kehamilan dan setelah melahirkan, Moms.
Umumnya, baby blues terjadi selama beberapa hari, yakni antara 4-5 hari pasca melahirkan dan akan hilang dengan sendirinya. Namun, daripada kondisi tersebut malah mengganggu Anda berkepanjangan, berikut ini kumparanMOM telah merangkum lima cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi baby blues secara alami alias tanpa obat. Apa saja?
ADVERTISEMENT

Cara Mengatasi Baby Blues di Rumah

1. Sayangi dan Pikirkan Diri Sendiri
Ilustrasi bayi tidur bersama ibu Foto: Shutterstock
Dikutip dari Parents, beberapa ibu baru mungkin akan merasa frustasi karena pikirannya sendiri. Misalnya saja, rasa tidak percaya diri bisa mengurus bayi baru lahir.
Hal inilah yang membuat Anda mengalami baby blues. Untuk itu, coba beri waktu diri Anda untuk beristirahat sejenak di tengah kesibukan mengurus bayi. Ya, Anda perlu menyayangi diri Anda juga lho, Moms!
Kayleigh Pleas, Pelatih Kesehatan di New York City, Amerika Serikat pun menyarankan beberapa hal yang dapat Anda lakukan kepada diri Anda sendiri, Moms.
Pertama, coba identifikasi perasaan dalam diri Anda. Pikirkanlah apa yang membuat Anda merasa frustasi dalam mengurus si kecil dan mengapa hal itu bisa terjadi pada diri sendiri. Hal ini pun dapat membuat diri Anda mengintropeksi masalah yang ada sehingga Anda pun dapat mencari jalan keluar apa yang harus dilakukan.
ADVERTISEMENT
Kedua, cobalah menjadi sahabat untuk diri Anda sendiri, Moms. Ya, coba bayangkan apa yang akan dikatakan saat sahabat Anda mengalami masalah. Biasanya, hal ini akan membuat pikiran ibu diatur untuk mencoba mengatasi masalah orang lain. Dengan begitu, Anda pun akan menemukan solusi yang tepat.
2. Tarik Napas Dalam-dalam
Ilustrasi orang tua mengajak bayi bicara atau mengobrol. Foto: Shutter Stock
Buatlah tubuh Anda menjadi rileks dengan menarik napas dalam-dalam dan ulangi selama beberapa kali. Hal ini juga bisa membuat pikiran Anda menjadi tenang, Moms --seolah beban pikiran pergi begitu saja.
Melakukan hal ini bersama pasangan pun akan terasa jauh lebih baik. Sebab, mengasuh anak bukanlah tanggung jawab diri Anda sendiri. Melainkan tugas Anda -sebagai ibu, dan suami sebagai ayah si kecil. Jadi, coba luangkan waktu sejenak untuk bicara dengan pasangan dan mengeluarkan isi pikiran Anda. Hal ini tak hanya membantu Anda lebih terikat dengan suami, tapi juga bisa membantu Anda menenangkan otak serta mengelola stres dengan baik.
ADVERTISEMENT
3. Menjalin Hubungan Sosial
Ilustrasi ibu mengasuh anak sambil melakukan hubungan sosial lewat gadget. Foto: Shutterstock
Menjalin hubungan sosial dengan orang lain dapat membantu ibu yang tengah mengalami baby blues. Pleas mengatakan, ibu baru sering kali merasa terisolasi di rumah karena mereka harus merawat bayi dan mengurus hal-hal rumah tangga lainnya. Padahal, ibu juga perlu bersosialisasi atau mengobrol dengan sesama ibu atau orang lain.
Namun di tengah pandemi seperti ini, coba Anda lakukan komunikasi dengan teman-teman Anda semasa sekolah, kuliah, atau kerja yang sudah memiliki anak. Biasanya, para ibu akan saling bertukar pengalaman tentang mengasuh bayinya. Namun tetap diingat bahwa tiap ibu memiliki pengalaman yang berbeda-beda dan jangan disama ratakan. Jadikan hal tersebut sebagai bahan pertimbangan Anda dalam mengurus si kecil.
4. Bersyukur
ibu dan bayi baru lahir Foto: Shutter Stock
Ketika Anda tengah mengalami baby blues, cobalah untuk selalu bersyukur dengan hal-hal positif di dalam kehidupan Anda. Hal ini akan melatih otak Anda dalam melihat perspektif yang positif. Anda pun bisa menuliskan rasa syukur atau terima kasih Anda dalam secarik kertas. Misalnya, "Saya bersyukur bisa melihat bayi saya tersenyum dan tertawa", "Saya bersyukur bayi saya bisa tidur dengan pulas di malam ini", "Saya bersyukur bisa menyusui si kecil", "Saya bersyukur bisa memberikan ASI dengan cukup kepada bayi", dan sebagainya.
ADVERTISEMENT
5. Selalu Ingat Hal-hal yang Penting
ibu dan bayi baru lahir Foto: Shutterstock
Ketika Anda merasa sedih, coba luangkan waktu 10-15 menit untuk menuliskan tentang hal-hal penting dalam hidup Anda. Anda pun bisa mengingat momen saat ingin memiliki anak. Ya Moms, hal ini secara tak langsung membuat Anda menyadari tentang betapa berharganya si kecil hadir di tengah keluarga kecil Anda. Bahkan, berdasarkan penelitian, selalu mengingat hal-hal penting dalam hidup dapat memengaruhi beberapa hal, seperti rasa kasih sayang, suasana hati, dan ketekunan selama masa-masa sulit.
****
Saksikan video menarik di bawah ini: