Kumparan Logo

Cara Atasi Bayi yang Suka Menggigit Puting saat Menyusu

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Cara Atasi Bayi yang Suka Menggigit Puting saat Menyusu.  Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Cara Atasi Bayi yang Suka Menggigit Puting saat Menyusu. Foto: Shutter Stock

Menyusui adalah proses intim antara ibu dan bayi yang memberikan banyak manfaat bagi keduanya. Tak hanya memberikan nutrisi terbaik bagi si kecil, menyusui juga bisa jadi bonding yang kuat bagi ibu dan bayi. Namun prosesnya memang tak selalu mudah, apalagi jika si kecil mulai suka menggigit puting ibu saat menyusu.

Beberapa ibu menduga apakah ASI-nya berubah atau si kecil tak suka dengan rasanya, atau justru sedang kesal dengan ibu? Tenang Moms, biasanya bayi menggigit puting bukan karena alasan-alasan tersebut, kok. Lagi pula, sebetulnya kebiasaan menggigit puting saat menyusu bisa dihentikan, lho. Lantas mengapa bayi suka menggigit puting?

Alasan Bayi Menggigit Puting Ibu saat Menyusu

Dikutip dari Mom Junction, ada banyak alasan bayi suka menggigit saat menyusu. Kadang-kadang, posisi yang tidak tepat dapat membuat gigi bayi menekan payudara. Kondisi itu membuat Anda merasa seolah-olah bayi sedang menggigit puting. Beberapa alasan lain yakni:

1. Tumbuh Gigi

Alasan utama bayi menggigit adalah imbas sakit gusi karena tumbuh gigi. Bayi mungkin menggigit sesuatu termasuk puting untuk meredakan sakit pada gusi.

2. ASI seret atau Terlalu Cepat

Selain karena mulai tumbuh gigi, ASI yang seret bisa membuat anak kesal. Bayi yang frustrasi karena suplai ASI rendah bisa menggigit puting payudara ibu.

Tak hanya saat ASI seret, bayi juga bisa menggigit apabila merasa kewalahan saat menyedot susu dari puting. Bayi mungkin kewalahan oleh aliran ASI yang cepat atau pelepasan ASI yang terlalu aktif. Bayi akan menggigit secara tidak sengaja.

Ilustrasi ibu menyusui. Foto: Shutter Stock

3. Bosan dan Cari Perhatian

Saat merasa bosan bayi bisa juga bisa menggigit puting. Tentu saja bayi melakukan gigitan tanpa sadar. Kadang-kadang, bayi menggigit saat ibu tidak melakukan kontak mata atau malah berbicara dengan orang lain selama proses menyusu.

4. Tertidur

Bayi mungkin tanpa sadar mengatupkan rahangnya pada puting saat tertidur ketika menyusu.Jika begitu, sebaiknya segera lepaskan payudara dari mulut bayi, Moms.

5. Infeksi atau Pilek

Infeksi telinga atau pilek dapat mengganggu proses menelan dan mengisap, serta menyebabkan gigitan. Jika Anda menduga alasan di balik gigitan tersebut adalah flu atau infeksi, temui dokter anak. Baik juga untuk menemui dokter atau konsultan laktasi jika alasannya tampaknya produksi ASI tidak memadai.

Lantas adakah cara untuk menghentikan kebiasaan itu? Tentu saja ada, Moms. Berikut selengkapnya:

Cara Hentikan Kebiasaan Bayi Menggigit Puting saat Menyusu

1. Ucapkan 'tidak' saat bayi menggigit

Ucapkan “tidak” atau “jangan menggigit ibu” dengan suara tenang dan tegas jika bayi menggigit pertama kali. Lanjutkan proses menyusui seperti biasa. Jangan berteriak karena dapat menakuti bayi dan menyebabkan penolakan payudara (mogok menyusu).

2. Akhiri Proses Menyusui

Jika si kecil masih menggigit berulang kali, katakan "tidak" dengan tegas dan akhiri menyusui. Metode penguatan negatif ini dapat membantu bayi memahami bahwa menggigit tidak boleh dilakukan.

Anda dapat dengan tenang melepaskannya dari payudara sampai mereka belajar menyusu tanpa menggigit. Selama fase ini, Anda bisa memberi ASI perah kepada bayi.

3. Tawarkan Sesuatu untuk Dikunyah

Menggigit dapat dikurangi dengan menawarkan sesuatu untuk dikunyah sebelum menyusui. Anda dapat memberi mereka teether atau kain bersih yang dingin atau basah. Metode ini bisa sangat membantu untuk bayi yang sedang tumbuh gigi.

4. Jangan Menyusui saat Mereka Malas atau Mengantuk

Moms, penting untuk memahami kondisi bayi saat hendak menyusui. Bayi yang malas atau mengantuk tidak dapat menyusu dengan baik. Jika ogah-ogahan menyusu, bayi mungkin hanya memasukkan sebagian mulutnya ke payudara ibu, sehingga justru berpotensi menimbulkan kemungkinan gigitan yang tak disengaja.

5. Posisi Menyusui

Orang tua harus memastikan bayi berada pada posisi yang tepat. Bibir bayi Anda harus terbuka lebar sementara lidah harus melingkari puting. Lidah juga akan menutupi gusi dengan kait yang baik. Dengan demikian, dapat mencegah gigitan.

Anda juga dapat menggunakan pelindung puting untuk membantu bayi Anda memasang pelekatan yang tepat. Lidah akan menutupi gusi bayi selama pelekatan dan posisi yang benar.

Selain itu, jika gigitan terus terjadi, Anda dapat mencoba mengubah posisi menyusui. Cobalah posisi menyusui bersandar atau berbaring untuk mengurangi goresan dari gigi bayi ya, Moms.