Cara Atasi Vagina Kering Setelah Melahirkan

Setelah melahirkan, ibu umumnya akan merasakan perubahan pada tubuhnya. Salah satunya adalah vagina yang terasa kering.
Mengutip Parenting FirstCry, kondisi tersebut dapat menyebabkan jaringan vagina menyusut, kurang elastis, dan rentan iritasi. Selain itu, hubungan seks juga terasa tidak nyaman dan cenderung sakit karena vagina kering.
Salah satu penyebab keringnya vagina setelah melahirkan adalah infeksi kelenjar tiroid. Tiroid yang meradang akan menghasilkan terlalu banyak hormon atau tidak cukup hormon, sehingga mempengaruhi kinerja tubuh.
Kondisi yang disebut dengan tiroiditis postpartum ini dialami oleh 10 persen ibu setelah melahirkan. Penyebab lain dari vagina yang kering setelah melahirkan adalah kelelahan, postpartum depression, dan penurunan hormon estrogen.
Lantas, bagaimana cara mengatasinya?
Cara Atasi Vagina Kering Setelah Melahirkan
Hindari douche (semprotan pembersih kemaluan) dan sabun khusus vagina dengan pewangi. Keduanya memiliki kandungan kimia dan berisiko mengiritasi vagina. Sebagai alternatifnya, bersihkan vagina menggunakan air hangat atau sabun tanpa pewangi.
Gunakan pelumas saat berhubungan seks. Pelumas dapat mencegah rasa sakit dan tidak nyaman saat penetrasi. Pilih pelumas berbahan dasar air karena cenderung aman dibanding bahan lainnya.
Foreplay lebih lama dan bereksperimen dengan posisi baru. Tujuannya untuk merangsang pelumas alami dari vagina.
Perbanyak minum air putih dan konsumsi makanan bergizi. Beberapa kandungan dalam makanan yang bermanfaat untuk mengatasi vagina kering setelah melahirkan yaitu asam lemak, isoflavon, vitamin A, vitamin E, dan vitamin B kompleks.
Konsultasikan ke dokter tentang penggunaan krim vagina estrogen, seperti estrogen terkonjugasi atau estradiol.
***
Ikuti program Master Class, 3 hari pelatihan intensif untuk para pelaku UMKM, gratis! Daftar Sekarang DI LINK INI.
