Kumparan Logo

Cara Ayah Membantu Anak Perempuannya agar Lebih Sukses

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
ayah dan anak perempuannya - POTRAIT Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
ayah dan anak perempuannya - POTRAIT Foto: Shutterstock

Setiap orang tua tentu menginginkan anak bisa hidup sukses ketika dewasa kelak. Namun untuk mencapai hal tersebut, banyak hal yang perlu dibekali oleh ayah dan juga ibu. Tak hanya anak laki-laki, anak perempuan juga harus bisa sukses di masa depan.

Ya Moms, peran orang tua dalam mendidik anak perempuan punya andil dalam mencapai keberhasilannya. Ingat, bukan hanya ibu yang harus mendidik si kecil, tapi juga ayah. Sebab, dilansir Fatherly, menurut beberapa peneliti, anak perempuan yang tumbuh dengan ayah yang penuh kasih sayang, cenderung memiliki pekerjaan bergaji lebih tinggi di kemudian hari! Kok bisa ya?

Pendapat Ahli Soal Peran Ayah pada Masa Depan Anak Perempuan

Pendapatan berkorelasi dengan sifat-sifat tertentu yang dipahami sebagai hasil dari hubungan ayah dan anak yang kuat. Bukan hanya soal kasih sayang secara fisik, namun secara moril ketika ayah menantang putrinya untuk maju.

"Kamu tahu faktor-faktor apa saja yang terkait dengan perempuan yang memperoleh pendapatan lebih baik atau lebih buruk, dan masing-masing faktor tersebut secara langsung terkait dengan kualitas hubungannya dengan ayah," kata psikolog, Linda Nielsen.

Ia menambahkan, bila Anda menginginkan si kecil menyukai bidang Science, Technology, Engineering and Math (STEM), kedekatan dengan ayahnya akan bisa membantu. Selain itu, ketegasan, menyukai tantangan, dan rasa tanggung jawab dari diri anak, sebagian besar didapat dari hubungan si kecil dengan ayahnya. Nielsen menjelaskan bagaimana suami Anda bisa membantu anak-anak perempuannya belajar menantang diri mereka sendiri.

kumparan post embed

Ayah yang Baik Bisa Membuat Anak Perempuan Tertarik dengan Sekolah

Ayah yang penyayang meningkatkan potensi penghasilan dan meningkatkan potensi akademik putrinya. Anak perempuan dengan ayah yang baik mempunyai tingkat kelulusan sekolah menengah yang lebih tinggi dan lebih mungkin untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi bahkan sampai bergelar master dan doktor lho, Moms.

Beberapa ayah juga memengaruhi partisipasi anak perempuannya dalam kegiatan ekstrakurikuler, khususnya di bidang olahraga remaja. Kebanyakan ayah mengambil pendekatan kompetitif terhadap pendidikan anak dan membuat si kecil mencapai tingkat yang lebih tinggi. Sehingga lebih memungkinkan anak memiliki gaji tinggi ketika dewasa kelak.

"Pendidikan sangat erat kaitannya dengan pendapatan masa depan. Semakin baik hubungan dia dengan ayahnya, semakin besar kemungkinan anak untuk menerima jumlah pendidikan yang maksimal," jelas Nielsen.

Ilustrasi Ayah dan Anak Perempuan. Foto: Shutter Stock

Tak hanya itu, ayah yang lebih sering melakukan pekerjaan rumah juga akan lebih menginspirasi anaknya untuk melakukan pekerjaan yang aspiratif. Beberapa peneliti berhipotesis bahwa ketika seorang anak perempuan melihat ayahnya mencuci piring, mencuci baju, bahkan mengepel lantai, berpikir bahwa wanita tidak harus selalu jadi orang yang melakukan pekerjaan rumah.

"Mereka melihat para ayah melakukan 'pekerjaan perempuan', dan ada hubungan antara itu dan pilihan karier masa depan mereka. Itu sangat masuk akal. Jika Anda melihat ibu Anda melakukan pekerjaan halaman dan memperbaiki mobil, Anda akan memiliki sikap yang berbeda dibandingkan jika Anda tidak pernah melihatnya melakukan hal-hal maskulin," paparnya.

Anak Lebih Menyukai Tantangan dan Lebih Tegas

Suami Anda mungkin lebih cenderung mengekspos putrinya pada tugas-tugas sulit dan mengajari mereka cara mengatasi tantangan dan kegagalan, lalu Anda cenderung turun tangan untuk membantu, merawat, dan menenangkan.

"Para ibu akan berpikir, Mengapa dia memberinya tugas itu, dia hanya seorang anak kecil? Nah, itulah intinya! Ayah mengajari anak Anda bahwa si kecil bisa frustasi, dan begitulah cara menyelesaikan banyak hal," kata Nielsen.

Selain itu, ayah juga berperan untuk membuat anak lebih tegas dan mampu mengemukakan pendapatnya. Para ilmuwan percaya bahwa peran biologis ayah sebagai orang tua adalah untuk mencontohkan bentuk-bentuk agresi yang sehat bagi anak-anak mereka.

anak dan ayah Foto: Shutterstock

Seperti menjadi kompetitif dalam konteks yang benar, ketegasan mewakili bentuk agresi yang sehat, dan anak perempuan mendapat manfaat dari ini sepanjang kehidupan profesional mereka. Orang tua sering menganggap agensi dicontohkan ketika anak perempuan berusia 7 atau 8 tahun.

Tetapi penelitian menunjukkan bahwa anak-anak benar-benar mengembangkannya, bahkan sejak usia 1 dan 3 tahun, melalui bentuk permainan yang menantang dan waktu bermain bersama ayahnya.

Nah Moms, yuk beritahu suami Anda untuk menjadi ayah yang lebih dekat dengan anak demi kesuksesan masa depannya!

kumparan post embed