Kumparan Logo

Cara Bijak Hadapi Mertua yang Suka Membandingkan

kumparanMOMverified-green

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi mertua dan menantu.
 Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mertua dan menantu. Foto: Shutter Stock

Ada beberapa wanita yang mungkin pernah merasakan dibanding-bandingkan oleh mertua. Entah dibandingkan oleh saudara ipar perempuan, dibandingkan oleh menantu temannya, atau dengan orang lain.

Meski mungkin merasa kesal, Anda tahu bahwa Anda harus tetap menghormati mertua Anda layaknya Anda menghormati orang tua Anda. Lantas, bagaimana cara yang tepat menghadapi mertua yang suka membandingkan?

Menurut Psikolog Klinis dan Penggiat di Bidang Kesejahteraan Keluarga, Nadya Pramesrani, jika Anda merasa dibandingkan oleh ibu mertua sebaiknya redamlah emosi Anda. Cobalah untuk menerima masukan dari mertua dan mencari tahu faktor apa yang membuat Anda dibandingkan.

"Jadi lebih ke bagaimana kita menyikapinya, instead of misuh-misuh kenapa dibandingin," ujar Nadya kepada kumparanMOM beberapa waktu lalu.

Ilustrasi perselisihan dengan ibu mertua Foto: Shutterstock

Selain itu, cobalah pahami apa keinginan mertua Anda. Cara ini tentunya lebih bijak untuk dilakukan, daripada Anda mendahulukan emosi untuk marah-marah. Cobalah mengajak mertua Anda berkomunikasi untuk menyelesaikan masalah.

"Jangan diam saja, karena ini nih asal muasal nyimpen bom waktu. Diam saja kalau memang ikhlas sih enggak apa-apa, tapi seringnya kan diam saja makan hati ya. Lalu nanti setelah terakumulasi, jadinya berantem sama suami, atau langsung benci sama mertua," jelas Nadya.

Maka dari itu, menurut Nadya, perilaku asertif itu sangat diperlukan agar kita lebih mengenal diri dan lebih jujur dalam membina hubungan dengan mertua. Sebagai menantu, Anda sebaiknya belajar berbicara sejujurnya tentang apa yang Anda rasakan. Namun tentunya bukan dengan kalimat yang agresif seperti 'Mama kenapa sih ngomongnya enggak ngenakin banget!'.

Ya Moms, daripada Anda terus-menerus menganggap mertua sebagai musuh atau rival karena Anda merasa dibandingkan oleh orang lain, lebih baik Anda memperlakukannya secara santun layaknya orang tua sendiri.

Ilustrasi mertua sedang membandingkan menantunya. Foto: Shutter Stock

Ingatlah, bagaimana pun mertua adalah sosok yang melahirkan dan membesarkan suami Anda. Jadi Anda wajib menghormatinya. Mungkin mertua bersikap membandingkan karena ingin Anda menjadi istri yang baik untuk anak laki-lakinya. Maka dari itu, tak ada salahnya Anda bersikap lembut dan berusaha mencuri hatinya. Dengan begitu, sikap mertua bisa berubah lebih baik kepada Anda.

Lebih lanjut, Nadya menjelaskan bahwa peran suami juga sangat penting sebagai perantara untuk memperbaiki hubungan Anda dan mertua. Buat kesepakatan dengan suami terkait batasan yang ada di keluarga masing-masing.

"Jadi ketika memang ada keluarga asal yang melanggar batas tersebut, diharapkan baik suami/istri bisa mengingatkan keluarga untuk kembali pada kewenangannya masing-masing," pungkasnya.

Moms, perlu diingat bahwa bagaimana cara Anda menghadapi mertua memang penting, tetapi kerukunan hubungan pernikahan Anda jauh lebih penting. Jangan sampai permasalahan dengan mertua justru bisa merusak keharmonisan rumah tangga Anda. Apalagi sampai membuat rumah tangga Anda dan pasangan menjadi renggang. Oleh karena itu bijaklah menghadapi mertua yang kerap membandingkan.