Cara Cegah Bayi Lahir dengan Berat Badan Rendah
·waktu baca 3 menit

Bayi cukup bulan idealnya lahir dengan berat badan antara2,5-4 kilogram. Ya Moms, bayi baru lahir dengan berat di bawah 2,5 kilogram biasa disebut dengan BBLR atau berat badan lahir rendah.
BBLR bisa disebabkan oleh berbagai hal, termasuk ketika ibu memiliki masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi, diabetes dan infeksi kehamilan. Dikutip dari Mom Junction, beberapa kondisi lain seperti kehamilan ganda, masalah plasenta, kelainan serviks, kurang asupan gizi, riwayat kehamilan serta konsumsi obat-obatan dan alkohol juga bisa membuat bayi lahir dengan berat badan yang rendah.
Bayi yang lahir dengan berat badan rendah berisiko mengalami masalah kesehatan. Si kecil mungkin mengalami gangguan pernapasan, ketidakmampuan menghangatkan tubuh, masalah pencernaan, tekanan darah tinggi, infeksi dan sindrom kematian mendadak (SIDS).
Selain itu, bayi juga memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami kelainan jangka panjang, termasuk cerebral palsy, kebutaan, tuli, hingga keterlambatan perkembangan dan pertumbuhan. Sebenarnya, lebih banyak bayi tumbuh sehat meski mereka lahir dengan ukuran sangat kecil. Meski demikian, kondisi ini tentu perlu dicegah untuk memperkecil risiko kesehatan yang telah disebutkan sebelumnya.
Nah Moms, berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan selama kehamilan untuk mencegah bayi lahir dengan berat badan rendah.
Tips Cegah Bayi Lahir dengan Berat Badan Rendah
Rutin periksa ke dokter
Masih dikutip dari Mom Junction, melakukan perawatan pranatal atau kehamilan adalah cara terbaik untuk menghindari bayi berat lahir rendah dan kelahiran prematur. Pemeriksaan secara rutin ke dokter akan membantu mendeteksi kondisi medis seperti preeklamsia dan diabetes gestasional, yang mempengaruhi pertumbuhan janin. Selama kunjungan prenatal, dokter kandungan akan memantau kenaikan berat badan, tekanan darah, pertumbuhan bayi dan detak jantung janin.
Menaikkan berat badan ideal
Memiliki pola makan yang sehat dan bergizi terutama di awal kehamilan sangat penting. Ibu hamil sebaiknya meningkatkan asupan makanan yang kaya asam folat seperti biji-bijian, buah-buahan dan sayuran. Ini akan membantu dalam meningkatkan berat badan ibu dan bayi di dalam kandungan. Dengan demikian, kehamilan Anda akan berjalan dengan sehat, Moms.
Perbaiki gaya hidup
Mengutip Stanford Children’s Health, mengonsumsi alkohol, obat-obatan dan merokok dapat meningkatkan kemungkinan memiliki bayi dengan berat badan lahir rendah. Cobalah untuk memperbaiki gaya hidup dengan hanya mengonsumsi makanan sehat dan olahraga ringan saat hamil. Tidur yang cukup dan meminimalkan stres juga akan membantu menjaga kehamilan yang sehat dan pertumbuhan bayi yang optimal.
Perhatikan kondisi medis
Ibu hamil lebih mungkin memiliki bayi dengan berat badan lahir rendah karena tekanan darah tinggi atau diabetes. Oleh karena itu, jika Anda memiliki salah satu dari dua kondisi tersebut, cobalah untuk mengendalikan penyakit dengan menjalani hidup sehat dan melakukan pemeriksaan rutin ya, Moms.
Penulis: Hutri Dirga Harmonis
