Kumparan Logo

Cara Cegah Mimisan saat Hamil

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
8
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
 Ibu hamil mimisan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ibu hamil mimisan. Foto: Shutterstock

Saat hamil, wanita cenderung mengalami perubahan fisik, perubahan suasana hati, ataupun nyeri di beberapa bagian tubuh. Tak hanya itu Moms, beberapa ibu hamil juga kerap mengeluh karena sering mimisan.

Mimisan selama kehamilan memang dapat terjadi beberapa kali. Keluarnya darah bisa dari satu atau kedua lubang hidung, mulai dari tingkat ringan hingga parah. Meski bisa terjadi kapan saja, mimisan selama kehamilan umumnya lebih sering terjadi saat tidur.

Dikutip dari Mom Junction, hal itu sebenarnya wajar terjadi. Sebab, tubuh Anda mengalami peningkatan volume darah hingga 50 persen. Artinya, aliran darah dalam tubuh berlipat ganda, sehingga menyebabkan pembuluh darah semakin melebar dan meningkatkan risiko perdarahan di hidung sesekali.

ilustrasi mimisan Foto: Thinkstock

Selain itu, perubahan kadar hormon estrogen dan progesteron juga bisa menyebabkan mimisan. Timbulnya hormon pertumbuhan plasenta pun juga dapat melebarkan pembuluh darah, Moms.

Meski umumnya disebabkan oleh faktor kehamilan, tapi mimisan juga bisa disebabkan oleh faktor lingkungan sekitar, seperti dehidrasi, anemia, dan ruangan yang lembap.

Lantas, bagaimana caranya mencegah mimisan saat hamil?

Tips Cegah Mimisan saat Hamil

Ibu hamil mimisan. Foto: Shutterstock

Mimisan selama kehamilan adalah hal yang normal dan mungkin tidak selalu dapat dicegah. Namun, masih mengutip Mom Junction, Anda bisa menurunkan risikonya dengan menjaga kebersihan hidung dan lingkungan dengan beberapa cara berikut ini:

  1. Gunakan pelembap udara di kamar, terutama saat musim hujan, agar ruangan tetap lembap.

  2. Jaga kelembapan lubang hidung menggunakan gel hidung saline atau petroleum jelly.

  3. Minum banyak air putih

  4. Jika mengalami infeksi, pilek, atau alergi, hindari penggunaan dekongestan hidung, seperti pil alergi atau semprotan hidung

  5. Jika Anda akan menyeka hidung, lakukan dengan lembut.

  6. Bersin dengan mulut terbuka.

  7. Hindari membungkuk, berbaring telentang, atau melakukan olahraga berat setidaknya 12-24 jam setelah mengalami mimisan.

  8. Hindari menggosok hidung terlalu keras.

  9. Hindari minum alkohol.

  10. Hindari mengupil atau mengorek hidung terlalu keras.

Sebagian besar, mimisan selama kehamilan bukanlah suatu kondisi yang mengkhawatirkan, baik untuk ibu atau janin. Akan tetapi, bila mimisan sering terjadi berulang dan perdarahan sulit dihentikan, segera periksa ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, Moms.

kumparan post embed