Cara Dukung Anak Indonesia agar Punya Masa Depan yang Cerah
·waktu baca 3 menit

Sebagai orang tua, kita perlu memikirkan masa depan anak. Salah satunya dengan mencukupi kebutuhan nutrisi dan memberikan pendidikan yang sesuai untuk anak.
Namun kenyataannya, hingga saat ini masih banyak anak di Indonesia yang mengalami hambatan dalam memenuhi kebutuhan nutrisi dan akses pendidikan yang optimal.
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbud Ristek), Jumeri, S.TP., M.Si, mengatakan bahwa kemajuan sumber daya manusia (SDM) Indonesia sangat penting untuk menciptakan generasi masa depan yang berkualitas.
“Kemajuan SDM Indonesia merupakan salah satu prioritas pemerintah agar bisa terciptanya generasi masa depan yang cerah, berkualitas unggul, maju, mandiri, cerdas dan sehat. Sehingga, anak-anak Indonesia bisa mendukung kemajuan bangsa di masa depan saat telah mencapai usia produktif,” kata Jumeri dalam acara Konferensi Pers Kolaborasi Gerakan Tunjuk Tangan SGM pada Kamis (9/12).
Untuk dapat mencapai tujuan tersebut, Jumeri mengatakan bahwa Indonesia harus berinvestasi dari sekarang di bidang pendidikan dan juga kesehatan untuk generasi muda. Kedua hal ini merupakan fondasi utama untuk dapat mendukung pengembangan potensi anak-anak Indonesia secara maksimal.
Sayangnya, adanya pandemi selama hampir dua tahun terakhir justru semakin mempersulit akses nutrisi dan pendidikan untuk anak-anak. Salah satu hambatan yang paling dirasakan adalah akses internet yang terbatas dan kepemilikan perangkat digital yang minim seperti komputer untuk mendukung sistem pembelajaran jarak jauh. Oleh karena itu, kolaborasi dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk menuntaskan masalah nutrisi dan pendidikan bagi anak-anak.
“Dalam upaya untuk meningkatkan generasi maju, adanya kesadaran masyarakat akan pemenuhan nutrisi dan pendidikan adalah hal yang penting sebagai langkah awal untuk mengembangkan potensi anak. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta juga akan membentuk support system yang positif,” ujar Pengamat Sosial Anak dan Sosiolog dari Universitas Indonesia, Daisy Indira Yasmine, S.Sos., M.Soc S.ci., yang juga hadir dalam acara tersebut.
Yang Bisa Dilakukan untuk Dukung Anak Indonesia Jadi Generasi Maju
Menurut Daisy, pengembangan kualitas hidup anak-anak Indonesia perlu didukung oleh lingkungan sekitar secara kolektif dan masif. Sektor swasta misalnya, dapat memainkan peran penting sesuai kapasitas dan keahlian yang dimiliki untuk mendukung kemajuan anak-anak Indonesia.
Marketing Manager SGM Eksplor, Astrid Prasetyo mengatakan bahwa semua anak Indonesia berhak untuk maju, sehingga seharusnya tidak ada yang mengalami ketertinggalan dalam memperoleh akses nutrisi dan edukasi yang optimal. Namun, faktanya justru 9 dari 10 anak Indonesia justru mengalami hal tersebut.
“Untuk mengatasi masalah akses nutrisi dan pendidikan yang terhambat, kami terus berupaya untuk menghadirkan berbagai inisiatif dan kolaborasi dengan berbagai pihak sebagai bentuk dukungan dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak Indonesia yang sejalan dengan visi misi pemerintah,” kata Astrid.
Melalui gerakan sosial #AyoTunjukTangan, Astrid menyampaikan bahwa SGM tidak hanya berkolaborasi dengan masyarakat, melainkan juga pihak pemerintah melalui Kemendikbud Ristek dan beberapa pelaku industri lain seperti Telkomsel serta platform pembelajaran online CAKAP untuk mendukung terciptanya generasi maju Indonesia.
