Kumparan Logo

Cara Gunakan Termometer Digital untuk Ukur Suhu Tubuh Anak

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi termometer digital untuk mengukur suhu tubuh anak Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi termometer digital untuk mengukur suhu tubuh anak Foto: Shutterstock

Untuk menentukan kondisi kesehatan anak maupun anggota keluarga lainnya, pengukuran suhu tubuh dengan termometer sangat penting. Bicara soal termometer, termometer digital kini jadi yang banyak digunakan dan kian mudah ditemui. Maklum, termometer jenis ini mudah dan praktis digunakan.

Meski begitu, kita tetap perlu cermat saat menggunakannya lho, Moms. Apa saja?

Tips Gunakan Termometer Digital untuk Ukur Suhu Tubuh Anak

Ilustrasi termometer digital Foto: Shutterstock

Canadian Pediatric Society (CPS) seperti dikutip dari Today's Parents menjelaskan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan orang tua saat menggunakan termometer untuk mengukur suhu tubuh anak.

Pertama, tentukan dulu termometer digital yang dipakai hendak digunakan di mana. Misalnya di mulut, ketiak, telinga atau anus anak.

Pengukuran Suhu di Mulut

Menurut CPS, ukur lah suhu tubuh melalui mulut minimal 20-30 menit setelah anak makan atau minum. Namun jangan ukur suhu tubuh melalui mulut bila si kecil pilek hebat atau hidungnya mampet karena mau tidak mau dalam kondisi ini anak bernapas via mulut.

Perlu dicatat Moms, pengukuran suhu tubuh di mulut dengan termometer digital sebaiknya digunakan untuk anak berusia empat tahun ke atas. Sebab umumnya, anak di bawah usia itu belum bisa diajak bekerjasama.

Tak hanya itu, balita yang belum berusia empat tahun sering susah memegang termometer oral tepat di bawah lidah apalagi secara terus menerus sampai beberapa menit.

kumparan post embed

Pengukuran Suhu di Ketiak

Saat mengukur suhu tubuh di ketiak anak, pastikan termometer menyentuh kulit anak --bukan bajunya. Pengukuran ini dapat dilakukan untuk anak semua usia, namun agak sulit jika anak menangis dan senang menggeliat-geliat.

Tips dari kumparanMOM, alihkan perhatian atau buat anak tenang dengan memeluk atau membacakan buku untuknya selama menunggu termometer berbunyi.

Ilustrasi mengukur suhu tubuh anak dengan termometer melalui telinga Foto: Shutter Stock

Pengukuran Melalui Telinga

Pengukuran suhu tubuh anak melalui telinga tidak dianjurkan bila anak belum berusia 3 bulan. Laman resmi American Academy of Pediatrics (AAP) melansir, liang telinga anak di bawah usia 3 bulan masih terlalu kecil untuk dimasuki termometer.

Saat melakukan pengukuran suhu tubuh anak melalui telinga orang tua perlu memastikan posisi termometer harus tepat di liang telinga dan jangan sampai kotoran telinga anak terlalu banyak.

kumparan post embed

Pengukuran Melalui Anus

Mengukur suhu tubuh anak melalui anus (rectal) cukup sulit dilakukan, namun justru bisa membantu untuk bayi baru lahir sampai usia tiga bulan. Menurut CPS, pengukuran melalui anus untuk bayi baru lahir keakuratannya juga paling bisa dipercaya.

Lantas, bagaimana langkah-langkah menggunakan termometer digital yang benar?

Cara Menggunakan Termometer Digital yang Benar

Cara Menggunakan Termometer Digital yang Benar Foto: Shutterstock

1. Nyalakan termometer dengan menekan atau menggeser tombol on.

2. Masukkan termometer secara perlahan dan hati-hati ke dalam mulut, lipatan ketiak atau liang telinga anak. Untuk pengukuran melalui anus, pastikan Anda sudah memberi cukup pelumas.

3. Biarkan selama 3 sampai 5 menit atau tunggu sampai ada bunyi yang menunjukkan pengukuran suhu sudah selesai dilakukan.

4. Setelah itu, ambil termometer dan baca hasil yang tertera pada layar.

kumparan post embed

Namun bila termometer digital yang Anda gunakan adalah termometer tembak atau yang menggunakan sinar inframerah, caranya sedikit berbeda Moms.

Dengan teknologi infra merah, Anda tidak perlu repot-repot lagi menyelipkan dan menahan sesaat termometer di bagian ketiak, mulut atau telinga.

Cukup arahkan termometer ke bagian tubuh yang ingin di ukur, pencet tombol dan suhu tubuh akan otomatis terdeteksi di layar. Praktis, kan?