Cara Hentikan Kebiasaan Bayi Menyusu Sebelum Tidur

Menyusui adalah pengalaman yang tak terlupakan bagi ibu dan bayi. Menyusui juga bisa menjadi salah satu cara untuk membuat si kecil tertidur. Namun seiring bertambahnya usia bayi, kebiasaan ini perlu dihentikan agar tidak menyebabkan ketergantungan, Moms.
Pada bayi baru lahir, tertidur saat atau setelah diberi ASI merupakan respons alami karena perutnya terisi cairan hangat yang menenangkan. Ketika sedang sakit atau tumbuh gigi, bayi juga akan merasa nyaman saat bisa mengisap payudara ibunya untuk meredakan sakit.
Namun hal ini mungkin akan jadi masalah jika si kecil mulai bergantung pada mengisap payudara ibunya untuk tertidur. Saat ingin mencoba melepaskan kebiasaan ini, tidak jarang bayi akan menangis dan rewel, lalu akhirnya ibu memutuskan untuk menyusui kembali agar bisa cepat terlelap.
Bila bayi sudah semakin besar dan terlihat mengisap dengan nyaman, mungkin inilah saatnya untuk melepaskan kebiasaan tersebut. Menghentikan kebiasaan ini juga bisa mempermudah proses menyapihnya nanti, Mons. Lantas, bagaimana caranya?
Cara Setop Tidurkan Bayi dengan Disusui
1. Mulai Terapkan saat Tidur Siang
Nah Moms, bila ingin mencoba menidurkan bayi tanpa disusui, maka mulailah dari saat tidur siang. Dilansir laman Sleep Advisor, beberapa orang tua merasa lebih mudah menidurkan tanpa diberi ASI saat tidur siang karena bayi cenderung tidak terlalu lelah beraktivitas.
Yang terpenting adalah menjadikannya rutinitas harian. Anda tidak perlu kaku untuk 'memaksa' bayi tidur di siang hari pada jam tertentu setelah minum ASI atau makan MPASI. Bila bayi sudah memperlihatkan isyarat mengantuk, maka Anda bisa memulai menidurkan dengan membaca buku cerita, bernyanyi lagu, meredupkan lampu kamar atau menutup gorden yang menunjukkan sudah waktunya tidur.
2. Hal-hal yang Menenangkan dan Membuat Ngantuk
Naluri pertama saat bayi menangis mungkin ibu akan langsung meletakkan si kecil ke payudara, lalu membiarkannya mengisap ASI. Namun, mengisap bukan satu-satunya hal yang bisa menenangkan bayi saat menangis, Moms. Anda bisa menggabungkan rutinitas sebelum tidur yang menenangkan dengan lingkungan kondusif. Pertimbangkan untuk memasang gorden anti tembus pandang, menggunakan pelembab udara, menyalakan white noise, dan menjaga suhu ruangan agar lebih optimal.
3. Biarkan Suami atau Anggota Keluarga Lain yang Menidurkan
Para ibu mungkin akan lebih sulit mengubah rutinitas menyusui bayi sebelum tidur karena ikatan yang terjalin, bahkan dari sebelum bayi lahir. Saat merasa kesulitan, cobalah meminta bantuan suami atau anggota keluarga lain di rumah untuk menidurkannya. Anda bisa menyusui bayi terlebih dahulu sampai mengantuk, tapi sebisa mungkin jangan sampai ia terlelap. Lalu biarkan suami yang menemani dengan bercerita, menyanyi, atau bermain di kasur sampai terlelap. Mungkin di awalnya bayi akan rewel, tetapi perlahan ia akan bisa tertidur dengan sendirinya.
4. Hindari Hal yang Mendistraksi Sebelum Tidur
Hindari memberikan tontonan TV atau hal-hal lain yang membuat bayi terdistraksi. Nah, satu cara yang bisa dilakukan adalah memberinya waktu bermain. Ya, biarkan dia bermain dengan mainannya di kasur atau alas main, hingga mengantuk. Atau Anda juga bisa memberikannya pijatan lembut sebelum tidur, yang membuat tubuhnya lebih rileks.
5. Berhenti Menyusui Sepenuhnya Sebelum Tidur
Kebanyakan bayi yang masih menyusu hingga tertidur akan bangun lagi di tengah malam untuk menyusu lagi. Padahal, dengan mengajarinya tertidur sendiri, si kecil akan belajar untuk bisa menenangkan diri sendiri dan mengurangi bangun di malam hari karena lapar. Memang perlu untuk membiasakan bayi tidak sepenuhnya menyusu untuk tertidur, tetapi lama kelamaan dia akan terbiasa kok, Moms!
6. Menyapih Bayi Secara Bertahap
Menyapih bayi sepenuhnya untuk tidur tidak bisa dilakukan dalam satu malam. Jadi, Anda juga perlu menyiapkan hati dan diri agar mau pelan-pelan tidak melakukan kebiasaan ini selama berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu. Hingga pada akhirnya, ia akan berhenti menyusu untuk tidur dengan sendirinya. Jangan lupa beritahu bayi secara berulang-ulang bahwa ia perlu berhenti menyusu sebelum tidur. Mungkin si kecil terlihat belum mengerti, namun sesungguhnya bayi memahami komunikasi yang Anda sampaikan, Moms.
