Kumparan Logo

Cara Kenalkan Makanan yang Bisa Memicu Alergi pada Bayi

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bayi makan pisang. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi makan pisang. Foto: Shutter Stock

Ada beberapa makanan yang bisa jadi pemicu alergi pada bayi. Ya Moms, makanan itu disebut juga sebagai makanan alergen, seperti telur, kacang, produk susu dan turunannya, seafood, hingga wijen.

Meski begitu, Canadian Pediatric Society dan Canadian Society for Allergy and Clinical Immunology, menjelaskan bahwa Anda boleh-boleh saja mengenalkan makanan alergen pada bayi, bahkan sejak si kecil mulai MPASI di usia 6 bulan. Termasuk pada bayi yang berisiko tinggi terkena alergi makanan, seperti memiliki alergi atau eksim, atau jika ada anggota keluarga yang memiliki alergi. Namun, tentu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengenalkan makanan yang bisa memicu alergi pada bayi.

Penjelasan soal Cara Mengenalkan Makanan Pemicu Alergi pada Bayi

Ilustrasi bayi makan sendiri. Foto: Shutter Stock

Nah Moms, berikut adalah beberapa tips saat mengenalkan makanan alergen pada bayi, seperti dikutip dari Solid Starts:

  • Mulai dengan porsi kecil: Semakin kecil jumlah yang disajikan, semakin ringan reaksi alerginya. Jika tidak ada reaksi, coba tingkatkan jumlahnya secara bertahap selama beberapa hari ke depan.

  • Mengenalkan makanan pemicu alergi saat sarapan: Sebagian besar reaksi alergi terjadi dalam waktu dua jam setelah mengonsumsinya. Sehingga, jika memperkenalkan makanan tersebut di pagi hari, maka Anda bisa mengamati reaksinya di siang hari. Jika terjadi reaksi alergi, akan lebih mudah menghubungi dokter.

  • Satu per satu: Saat mengenalkan makanan pemicu alergi pada bayi, lebih baik berikan satu per satu. Dengan cara ini, Anda bisa tahu mana makanan yang bisa jadi pemicu alergi si kecil. Misalnya di hari pertama hanya memberikan telur, lalu di minggu berikutnya hanya memberikan seafood.

  • Konsumsi secara teratur: Jika makanan alergen tidak menimbulkan reaksi, maka Anda bisa memberikannya untuk si kecil sesuai dengan takaran usianya.

Gejala Reaksi Alergi Makanan

bayi alergi Foto: Shutterstock

Gejala alergi makanan pada setiap bayi berbeda-beda, namun umumnya mengalami gatal-gatal, bengkak pada bibir, kulit, atau mata, muntah, sakit perut, batuk, mengi, suara serak, mudah marah dan juga lesu. Meski begitu, risiko reaksi pada bayi sangat rendah, dan biasanya cenderung lebih ringan dibandingkan dengan anak yang lebih besar.