Kumparan Logo

Cara Membiasakan Anak Mencuci Tangan

kumparanMOMverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi cuci tangan (Foto: Wikipedia Commons)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cuci tangan (Foto: Wikipedia Commons)

Anak-anak bermain di halaman rumah, memegang mainan yang kotor, mengusap keringat, menyentuh lantai, kemudian mengambil makanan dengan tangan tanpa dicuci terlebih dahulu.

Kebiasaan seperti di atas yang lazim kita temui sehari-hari bisa berdampak serius pada kesehatan anak lho, Moms. Sementara itu, cuci tangan belum menjadi kebiasaan bagi anak dalam aktivitasnya sehari-hari.

Wah, Anda perlu waspada dan segera mulai mengajarkan anam kebiasaan ini. Berikut kumparanMom (kumparan.com) merangkum cara-cara yang bisa Anda lakukan untuk mengajarkannya:

Memberi Contoh

Cuci tangan sebelum menyiapkan kotak bekal (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Cuci tangan sebelum menyiapkan kotak bekal (Foto: Thinkstock)

Mungkin anak tidak selalu mendengar apa yang Anda katakan, namun anak kemungkinan besar akan meniru apa yang Anda lakukan. Maka dari itu, mulailah dari diri Anda sendiri.

Biasakan cuci tangan dengan benar setelah melakukan aktivitas. Ajak anggota keluarga lain Anda untuk turut membudayakan cuci tangan. Lalu, ajak anak untuk terlibat sambil Anda beri arahan cara mencuci tangan. Pelan-pelan tapi konsisten ya, Moms.

Siapkan Fasilitasnya

Alangkah lebih baiknya jika Anda menyediakan westafel di rumah. Jika tidak ada, cobalah untuk membuat fasilitas pendukung bagi anak bisa menerapkan cuci tangan dengan nyaman.

Bisa jadi, anak enggan mencuci tangannya karena tidak ada fasilitas pendukung yang layak. Seperti air tidak mengalir, bak mandi kotor dan berlumut, sulit dijangkau anak dan sebagainya.

Beri Pengertian

Ibu dan anak laki-lakinya  (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ibu dan anak laki-lakinya (Foto: Thinkstock)

Anda bisa mengemas penjelasan mengenai pentingnya cuci tangan dengan beragam cara kreatif. Bisa dengan bantuan video atau gambar-gambar kuman penyakit yang mengancam ketika anak Anda malas cuci tangan. Bisa juga dengan bermain peran tentang monster kuman dan pahlawan kebersihan, misalnya.

Beri Apresiasi

Ilustrasi anak bahagia (Foto: Freepik.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak bahagia (Foto: Freepik.com)

Beri pujian dan penghargaan pada setiap kemajuan pembiasaannya cuci tangan dan menjaga kebersihan. Contohnya, Anda memberinya mainan kesukaan jika anak Anda berhasil mengajak teman-temannya turut mencuci tangan atau sekadar pelukan hangat dan ucapan "Ibu bangga melihat kamu tidak lupa mencuci tangan."

Semoga berhasil, Moms.