Kumparan Logo

Cara Memilih Skincare untuk Bayi Baru Lahir

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Cara Memilih Skincare untuk Bayi Baru Lahir Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Cara Memilih Skincare untuk Bayi Baru Lahir Foto: Shutterstock

Orang tua selalu ingin memberikan yang terbaik untuk bayi, termasuk dalam menjaga kesehatan kulitnya. Salah satu yang dilakukan adalah dengan memberikan skincare terbaik.

Tapi penting dipahami bahwa kulit bayi masih sangat sensitif, Moms. Sehingga Anda perlu sangat berhati-hati saat memilih skincare untuk bayi. Selain itu, bayi tidak membutuhkan skincare sebanyak orang dewasa, jadi tak perlu gunakan produk yang sebetulnya tidak dibutuhkan si kecil, ya!

Lantas, bagaimana sih cara memilih skincare untuk bayi?

Tips Pilih Skincare untuk Bayi

Dikutip dari laman Parent Circle, kulit bayi baru lahir sangat halus dan sensitif serta mudah terkena infeksi. Sebab, lapisan terluar kulit bayi 30% lebih tipis dibandingkan orang dewasa.

Kulit si kecil memiliki lebih sedikit serat elastis daripada orang dewasa. Kulitnya memungkinkan lebih banyak zat untuk melewatinya dengan mudah dan menyerap bahan dari produk yang bersentuhan langsung dengan tubuhnya.

WebMD melansir, berikut panduan memilih skincare untuk bayi:

- Baca Label dengan Hati-hati

Hindari produk perawatan kulit bayi yang mengandung pewarna, pewangi, dan bahan kimia dapat mengiritasi kulit bayi Anda dan mempengaruhi pernapasannya.

- Izin dan Teruji Dermatologis

Pastikan produk memiliki izin dari pihak berwenang. Tak hanya itu, produk harus diuji dan disetujui oleh dokter kulit, yakni yang 100% aman dan lembut pada kulit bayi dan disetujui dan direkomendasikan oleh dokter anak.

- Bebas Pthalate dan Paraben

Carilah produk skincare untuk bayi tanpa Paraben, Phthalates, SLS/SLES, Donor Formaldehida, pewarna buatan, dan parfum (pewangi buatan).

- Hati-hati dengan label "hipoalergenik"

Istilah tersebut berarti bahwa produk tersebut lebih kecil kemungkinannya menyebabkan reaksi alergi , tetapi bukan berarti produk tersebut lebih lembut di kulit daripada produk lain, lho, Moms

- Produk perawatan kulit bayi alami, aman untuk sebagian besar bayi

Tetapi jika Anda atau keluarga memiliki alergi atau asma, si kecil mungkin juga peka terhadap tumbuhan yang menjadi bahan baku beberapa produk.

Ilustrasi bayi mandi. Foto: Shutterstock

Lantas apa saja sih skincare yang diperlukan bayi?

- Sabun bayi dan sampo

Sabun bayi dan sampo yang lembut, aman digunakan untuk bayi baru lahir. Anda juga bisa memilih produk 2 in 1 yang menggabungkan sabun dan sampo. Tetapi gunakan sabun dan sampo sedikit saja ya, Moms. Karena dapat membuat kulit bayi baru lahir jadi kering.

- Petroleum jelly

Dapat digunakan untuk mengobati ruam popok. Petrolium jelly dapat melindungi kulit bayi dari popok yang lembap yang dapat merusak kulitnya.

- Salep ruam popok

Mirip dengan petrolium jelly, salep ruam popok juga dapat memberikan penghalang kelembaban pada kulit bayi. Selain itu juga melindungi kulit bayi yang baru lahir sehingga popok yang basah tidak mengiritasi.

- Baby oil

Ini adalah salah satu skincare basic untuk bayi dan paling penting. Baby oil dapat digunakan sebagai minyak pijat untuk kulit bayi baru lahir, bukan sebagai pelembab. Kulit bayi baru lahir tidak menyerapnya dengan baik.

- Detergen pakaian bayi: Carilah deterjen bayi yang bebas dari pewangi dan pewarna. Detergen biasa terlalu keras untuk kulit bayi yang baru lahir.

- Bedak bayi

Sebetulnya para ahli tak merekomendasikan penggunaan bedak pada bayi, karena dapat menyebabkan masalah pernapasan. Namun jika Anda menggunakannya, usahakan jauh dari wajah dan alat kelamin bayi.

- Minyak telon

Minyak telon baik untuk menghangatkan tubuh bayi. Beberapa minyak telon juga menghindarkan bayi dari gigitan nyamuk. Ya Moms, nyamuk memang lebih suka menggigit bayi dibanding orang dewasa.

- Losion bayi

Membantu melembapkan kulit bayi baru lahir, tapi pastikan hanya mengoleskannya sedikit saja pada kulit bayi, ya. Bahkan sebetulnya jika kulit si kecil tak bermasalah, Anda tak perlu mengoleskan losion kok, Moms, mengingat kulitnya masih sangat sensitif.