kumparan
31 Juli 2019 11:58

Cara Mengatasi Anak yang Terkena Cacar Air

Ilustrasi cacar.
Ilustrasi cacar. Foto: Shutterstock
Meski bukan penyakit yang berbahaya, bila anak terkena cacar air pasti rasa panik dan gelisah akan menghantui ya, Moms? Sebab, si kecil bisa saja rewel seharian karena gatal atau sakit tenggorokan.
ADVERTISEMENT
Namun bila hal ini terjadi, jangan panik dulu, Moms! Anda bisa melakukan beberapa tindakan untuk merawat dan mengobati si kecil di rumah.
Pertama, untuk menurunkan demam, Anda bisa memberikan sirup parasetamol yang dijual bebas di apotek. Ingat, Moms, hindari memberikan si kecil asetosal karena dapat menyebabkan penyakit Reye atau sindrom cukup serius, yang sering menimpa anak yang baru sembuh dari cacar air.
Ilustrasi cacar air pada bayi
Ilustrasi cacar air pada bayi Foto: Shutterstock
Kemudian, pastikan Anda menjaga asupan cairannya tetap cukup. Berikan buah hati Anda air minum sesering mungkin. Tak hanya itu, pastikan asupan makanan si kecil bergizi dan mengandung karbohidrat, protein, serta lemak. Untuk itu pastikan anak Anda mengkonsumsi buah dan sayur ya, Moms.
Lalu, bila anak Anda mengeluh dan merasa gatal, coba berikan bedak calamine atau bedak salisil. Berendam di air dingin juga bisa meredakan rasa gatal secara alami.
ADVERTISEMENT
Ingat Moms, ingatkan si kecil agar jangan menggaruk bintil cacar, ya! Sebab dikhawatirkan akan terjadi infeksi timbul bekas cacar.
Terakhir, buatlah buah hati Anda senyaman mungkin dengan memberikan boneka atau mainan kesukannya. Jauhkan pula anak Anda dari anak-anak lainnya karena cacar air sangat mudah menular. Jangan lupa juga, bangun rasa kepercayaan diri anak. Selain menyemangati agar ia bisa lekas sembuh, cacar air juga bisa mengganggu penampilan dan tak jarang anak merasa malu dan menarik diri. Yakinkan anak kalau bekas luka bisa menghilang.
Ilustrasi cacar.
Ilustrasi cacar. Foto: Shutterstock
Nah, bila Anda sudah melakukan cara di atas, apakah masih perlu membawa anak ke dokter? Segera bawa ke dokter, apabila ditemukan gejala-gejala seperti:
1. Menderita demam tinggi, yaitu lebih dari 39 derajat Celsius selama dua hari.
ADVERTISEMENT
2. Anak Anda terus menerus batuk dan terlihat sulit bernapas.
3. Sakit tenggorokan, sakit kepala atau sakit telinga yang parah.
4. Ada infeksi kulit yang ditandai dengan bintik kemerahan yang mengandung nanah dan nyeri.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan