Kumparan Logo

Cara Mengatasi Bayi Cegukan

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bayi cegukan. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi cegukan. Foto: Shutter Stock

Salah satu hal yang sering terjadi pada bayi dan tampak mengganggu adalah cegukan. Tapi tak perlu khawatir, Moms, sebab biasanya cegukan bukan merupakan tanda bahaya atau penyakit tertentu.

Medical News Today melansir, cegukan merupakan refleks paling awal yang dirasakan bayi, oleh karena itu hampir semua bayi mengalaminya. Cegukan pada bayi baru lahir disebabkan oleh kontraksi diafragma dan penutupan cepat pita suara. Salah satu penyebab umum bayi cegukan adalah karena menyusu terlalu banyak atau terlalu cepat.

Moms, mungkin Anda begitu khawatir saat melihat si kecil cegukan karena jadi tampak terganggu. Tapi ternyata bayi tidak merasa seterganggu itu, lho! Bahkan bayi masih dapat tertidur saat cegukan dan ini juga tidak mempengaruhi pernapasannya.

Meski begitu, Anda mungkin ingin mencoba menghentikan cegukan pada bayi baru lahir, dan itu tidak salah, kok. Simak tipsnya di bawah ini, ya!

Tips Hentikan Cegukan pada Bayi Baru Lahir

Ilustrasi ibu menggendong bayi. Foto: Shutterstock

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, cegukan bukan sesuatu yang berbahaya sehingga dibiarkan pun tak masalah. Tanpa dihentikan pun cegukan akan berhenti dengan sendirinya.

Namun, jika orang tua ingin memberikan rasa nyaman saat bayi cegukan dan mencoba untuk menghentikannya, Anda bisa melakukan beberapa hal ini:

Sendawakan bayi

Jika bayi mulai cegukan saat menyusu, hentikan proses menyusui dan sendawakan bayi untuk membantu mengeluarkan udara berlebih.

Ubah posisi bayi

Ilustrasi ibu menggendong bayi. Foto: Shutterstock

Coba baringkan bayi atau dudukkan bayi saat ia mulai cegukan. Namun, mengubah posisi bayi tidak selalu berhasil menghentikan cegukan, tetapi boleh-boleh saja dicoba, Moms.

Gosok punggung bayi

Coba gosok punggung bayi dengan gerakan melingkar untuk membantu melepaskan udara berlebih dan menghentikan cegukan.

Meski begitu, seperti dikutip dari Healthline, jika memang bayi terlihat baik-baik saja saat cegukan, biarkan saja cegukan menghilang sendiri. Sebab, bayi di bawah 1 tahun memang cukup sering cegukan.