Kumparan Logo

Cara Mengetahui Bayi di Dalam Kandungan Tidak Berkembang

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Benarkah bayi di dalam kandungan bisa ikut merasa sedih? Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Benarkah bayi di dalam kandungan bisa ikut merasa sedih? Foto: Pixabay

Mengetahui bayi di dalam kandungan tumbuh sehat adalah hal yang harus disyukuri oleh semua ibu hamil. Namun sayang, hal itu kadang tidak sesuai seperti yang diharapkan.

Ya Moms, ada beberapa kondisi di mana bayi bisa saja tiba-tiba berhenti berkembang. Kondisi ini biasanya disebut sebagai Intrauterine Growth Restriction (IUGR). Jika hal ini terjadi, maka Anda bisa mengalami keguguran atau mengalami kondisi yang disebut kematian janin dalam rahim jika usia kandungan Anda di atas 20 minggu.

Nah, untuk mengetahui apakah bayi di dalam kandungan berkembang atau tidak, maka Anda bisa memastikannya dengan cara-cara berikut ini.

USG

Ilustrasi hamil melakukan USG 4 dimensi Foto: Shutter Stock

Untuk mengetahui tumbuh kembang bayi di dalam kandungan, maka USG menjadi salah satu cara yang paling akurat, Moms. Bayi tidak berkembang sudah bisa dideteksi melalui USG sejak usia kehamilan calon ibu menginjak usia tiga bulan.

Denyut Jantung Berhenti

Detak jantung janin sudah bisa dideteksi saat usia kandungan sudah berusia 9 sampai 10 minggu. Namun, bila suara detak jantung terdengar lemah atau tidak terdengar saat pemeriksaan, ini bisa jadi tanda bahwa bayi di dalam kandungan tidak berkembang dengan maksimal.

Kadar HCG Menurun

Ilustrasi darah Foto: Pixabay

HCG merupakan hormon yang diproduksi selama kehamilan. Hormon ini akan terus meningkat mulai dari usia kandungan 9 minggu sampai 16 minggu. Jika hormon HCG terus meningkat, maka kehamilan Anda bisa dikatakan normal. Tapi jika kadar hormon ini terus menurun, maka Anda perlu waspada. Hal ini bisa menjadi tanda bahwa bayi Anda tidak berkembang di dalam kandungan. Untuk mengetahui kadar HCG, Anda bisa melakukan tes urin atau pun tes darah, Moms.

Janin Tidak Bergerak

Saat usia kehamilan Anda telah memasuki trimester kedua, umumnya Anda akan sudah bisa merasakan gerakan janin, Moms. Meski gerakannya belum terlalu kuat atau tidak teratur, tapi setidaknya Anda bisa merasakan adanya gerakan di dalam rahim Anda. Namun, jika di awal trimester kedua bayi di dalam kandungan tidak menunjukkan pergerakan apa-apa, maka ini bisa saja menjadi tanda bayi Anda tidak berkembang. Segera periksa ke dokter untuk memastikannya, Moms.

kumparan post embed