Kumparan Logo

Cara Menyusui Bayi dengan Down Syndrome

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Ibu menyusui. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ibu menyusui. Foto: Shutter Stock

Menyusui bayi dengan down syndrome menjadi tantangan tersendiri bagi sebagian ibu. Pasalnya, kondisi bayi yang berbeda dibanding bayi pada umumnya membuat ibu perlu lebih sabar dan tekun dalam menyusui bayi dengan down syndrome. Selain itu, si kecil mungkin butuh waktu lebih lama untuk mengenal puting ibu dan menyusu dengan baik.

Nah Moms, berikut cara menyusui bayi dengan down syndrome sebagaimana dikutip dari Verywell Family.

Memulai Menyusui Bayi dengan Down Syndrome

Ilustrasi ibu menyusui relaktasi. Foto: Shutter Stock

Bayi dengan down syndrome cenderung memiliki kekuatan otot yang lemah sehingga mulutnya kurang mampu menempel pada puting ibu. Meskipun begitu, bukan berarti Anda tidak bisa menyusui si kecil, Moms. Anda dan bayi mungkin butuh waktu lebih lama untuk beradaptasi, sehingga proses menyusui bisa lebih lancar.

Karena proses tersebut mungkin bisa terjadi selama beberapa minggu, penting bagi Anda untuk memulai menyusui sesegera mungkin setelah bayi lahir. Letakkan bayi Anda di payudara sesering mungkin setiap 1 – 2 jam dan habiskan waktu untuk menggendongnya.

Saat pertama kali menyusui bayi dengan down syndrome, Anda mungkin perlu berkonsultasi terlebih dahulu pada konsultan laktasi untuk mempelajari teknik menyusui sesuai kondisi bayi.

Konsultan laktasi dapat membantu Anda mengantisipasi masalah dan memberi strategi untuk membuat solusi. Sebuah penelitian pada tahun 2012 menemukan bahwa ibu dari bayi dengan down syndrome lebih mungkin akan menyusui jika mendapat dukungan profesional.

Jaga Pasokan ASI Anda

Ilustrasi ibu menyusui. Foto: Shutter Stock

Dalam menyusui bayi dengan down syndrome, penting untuk membangun dan menjaga pasokan ASI. Pasalnya, suplai ASI yang cukup dapat mendorong bayi untuk menyusu. Pasokan ASI yang melimpah juga memungkinkan Anda memompa ASI sebagai cadangan jika sewaktu-waktu tak dapat menyusui bayi.

Untuk menjaga suplai ASI, pastikan Anda sering menempelkan si kecil pada payudara meskipun ia sedang tidak menyusu. Kontak kulit ke kulit dengan frekuensi sering dapat mendorong produksi ASI.

Bagaimana Jika Gagal?

Berbagai cara sudah dilakukan, bagaimana jika bayi dengan down syndrome belum juga lancar menyusu langsung? Anda bisa memompa ASI Anda dan memberikannya dengan cara yang berbeda. Cara ini setidaknya tetap membantu bayi dengan down syndrome dapat menerima manfaat dari ASI yang baik untuk kesehatannya, Moms.

Selain itu, konsultasikan masalah Anda ke dokter atau konsultan laktasi agar bayi bisa segera menyusu langsung.