Cara Merawat Bayi Baru Lahir yang Kena Flu

6 Agustus 2022 10:02
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi membersihkan hidung bayi yang flu. Foto: Makhh/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membersihkan hidung bayi yang flu. Foto: Makhh/Shutterstock
ADVERTISEMENT
Bayi bisa terkena flu pada usia berapa pun, bahkan pada beberapa minggu setelah ia lahir. Ya Moms, bayi baru lahir juga bisa terkena flu. Mengutip Healthline, hal itu disebabkan oleh virus yang menyebar di sekitar ruangan tempat bayi berada. Selain itu, kontak langsung dengan orang yang sakit flu juga bisa membuat bayi baru lahir tertular.
ADVERTISEMENT
Meskipun bayi yang mendapat ASI eksklusif memiliki kekebalan tubuh yang lebih baik, bukan berarti ia tidak bisa tertular flu. Beberapa gejala yang terlihat yaitu bayi jadi lebih rewel, demam, batuk di malam hari, bersin, nafsu makan menurun, sulit menyusu karena hidung tersumbat, dan sulit tidur.
Lantas, bagaimana cara merawat bayi baru lahir yang kena flu?

Cara Merawat Bayi Baru Lahir yang Kena Flu di Rumah

Ilustrasi bayi kena flu. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi kena flu. Foto: Shutter Stock
Menurut C.J. Blennerhassett, bidan terdaftar di Halifax dan anggota Asosiasi Bidan Nova Scotia, Kanada, orang tua perlu paham terlebih dahulu seperti apa flu pada bayi baru lahir.
“Flu pada bayi baru lahir yang normal dapat menimbulkan gejala pilek, bersin, batuk, perubahan pola makan, atau gejala kelelahan atau kantuk,” jelas Blennerhassett sebagaimana dikutip dari Today’s Parent.
ADVERTISEMENT
Selain itu, bayi mungkin akan jadi lebih rewel. Hal itu disebabkan oleh hidungnya yang tersumbat, sehingga ia merasa kurang nyaman saat bernapas. Ibu dapat menggunakan nose cleaner untuk menyedot ingus pada hidung bayi setiap akan menyusui.
Untuk mencegah gejalanya bertambah parah, Blennerhassett menyarankan agar orang tua mencuci tangan sebelum memegangnya dan hindari mengajak bayi bertemu dengan banyak orang.
Di samping itu, hal penting dalam merawat bayi baru lahir yang kena flu adalah tetap memberikan ASI, baik dengan menyusui secara langsung atau lewat ASI perah. Hindari memberikan obat-obatan yang tidak sesuai dengan resep dokter.

Kapan Perlu Membawa Bayi ke Dokter saat Flu?

Ilustrasi bayi sakit. Foto: Simplylove/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi sakit. Foto: Simplylove/Shutterstock
Mengutip Healthline, bayi perlu segera dibawa ke dokter jika gejala flunya bertambah parah. Salah satunya adalah demam lebih dari 38 derajat celsius selama lebih dari lima hari. Selain itu, beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain sebagai berikut.
ADVERTISEMENT
  1. Muncul ruam di kulit bayi.
  2. Diare dan muntah.
  3. Batuk terus-menerus.
  4. Rewel dan menangis tanpa henti.
  5. Kesulitan bernapas.
  6. Mengalami retraksi, yaitu kondisi ketika area di bawah dan di antara tulang rusuk dan leher seperti tertekan setiap akan bernapas.
  7. Ada lendir atau ingus kental atau berdarah dari hidung dan mulut.
  8. Jarang buang air kecil.
  9. Menolak untuk menyusu.
  10. Kuku dan bibir membiru.
Flu pada bayi baru lahir biasanya bertahan selama 10 – 14 hari. Saat akan sembuh, hidungnya mungkin akan dipenuhi kotoran yang mengering. Untuk itu, orang tua perlu membersihkannya secara rutin agar pernapasan si kecil tidak terganggu.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020