Cara Sederhana Ajarkan Matematika pada Balita
ยทwaktu baca 3 menit

Anak usia balita sedang melalui tahapan perkembangan yang sangat pesat. Ya Moms, para ahli menyebut balita seperti spons karena menyerap segala sesuatu di sekitarnya. Balita sangat ingin belajar tentang apa pun yang ada di sekitarnya dan sangat bergantung pada orang tua untuk mengajari mereka.
Oleh karena itu penting untuk mengajarkan hal-hal yang mendasar, termasuk yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan. Salah satunya adalah dengan mengajarkan dasar-dasar matematika. Namun mungkin para orang tua kebingungan bagaimana cara memperkenalkan matematika pada anak.
Nah agar lebih mudah, berikut kumparanMOM rangkum tips mengajarkan matematika pada balita, seperti dikutip dari Moms.
Cara Kenalkan Matematika pada Balita
1. Gunakan Bahasa Sederhana
Moms, jangan berpikir matematika selalu berkaitan dengan angka. Saat memperkenalkan dengan anak yang masih balita, kita bisa memulainya dengan menunjukkan perbedaan ukuran sebuah benda atau sesuatu. Seperti ada benda yang lebih besar, lebih pendek, lebih tinggi, lebih rendah, dan sebagainya.
2. Jelaskan soal Ruang
Moms, ketika berbicara tentang ukuran besar dan kecil, kita juga perlu menggunakan lebih banyak bahasan soal ruang. Seperti, memperhatikan bagaimana suatu benda berada di atas benda lain, di depan, di belakang, dan sebagainya.
3. Berhitung
Berhitung adalah sesuatu yang sangat mendasar, namun sangat penting. Anda bisa mengajak si kecil menghitung apa pun dan di mana pun. Menghitung mainan di rumah, menghitung kaleng susu di supermarket, menghitung pohon di jalan, dan lain-lain.
Kemudian saat si kecil sudah mahir dengan hitungan maju, cobalah mulai ajari bagaimana menghitung mundur. Sama dengan hitung maju, menghitung mundur juga bisa memanfaatkan apa saja yang ada di depan anak, termasuk jari-jari mungilnya!
4. Kenalkan Bentuk dan Pola
Saat ini ada banyak puzzle atau kartu flash yang menunjukkan macam-macam bentuk. Namun metode itu terkadang malah jadi rumit bagi balita, lho!
UNICEF justru menyarankan orang tua untuk menunjukkan berbagai bentuk pada balita dengan segala sesuatu yang ada di rumah. Misalnya mengatakan bahwa televisi itu persegi panjang, piring itu lingkaran, lantai itu kotak, dan lain-lain.
Saat si kecil makin mahir, Anda bisa memintanya mengambilkan sesuatu sesuai bentuknya. Seperti, 'Nak tolong ambilkan buku Ibu yang bentuknya kotak. Itu yang ada di atas laptop".
5. Penyortiran
Cara terbaik untuk mengajari balita adalah melalui permainan. Cobalah ajak anak menyortir lego berdasarkan warna dan bentuknya. Atau menyortir kancing baju berdasarkan warnanya, mengurutkan gelas mainan berdasarkan ukurannya, dan masih banyak lagi.
6. Ajak Memasak
Meskipun rasanya memusingkan jika si kecil membantu Anda di dapur, ini bisa menjadi pengalaman belajar yang luar biasa, Moms. Jika Anda sedang tidak lelah, punya banyak waktu dan tenaga, tak ada salahnya membiarkan anak sesekali ikut menyiapkan makanan di dapur.
Meskipun sekadar menyiapkan camilan, mintalah mereka menghitung berapa banyak biskuit, kismis, atau kue kering yang boleh mereka makan.
7. Bangun Menara
Sama seperti menyortir, menumpuk juga merupakan salah satu cara untuk mengenalkan anak pada matematika. Saat menumpuk benda di atas benda lainnya, si kecil sedang belajar tentang berhitung dan cara kerja benda.
Ia akan memahami seberapa tinggi tumpukan sebelum akhirnya jatuh. Hal yang tampak sederhana ini, penting bagi anak untuk memahami matematika dan cara mengira-ira sesuatu.
8. Ajarkan dengan Lagu
Setiap balita menyukai musik dan lagu. Saat ini ada begitu banyak lagu-lagu yang mengajarkan tentang angka, pola, berhitung, dan hal-hal edukatif lainnya.
9. Baca Buku
Membaca adalah cara yang bagus untuk menghabiskan waktu bersama balita. Buku yang mengenalkan soal matematika dasar untuk balita juga banyak ditemukan di toko-toko buku maupun e-commerce.
10. Gunakan Teknologi
Screen time bagi balita memang harus dibatasi. Tapi Anda bisa memanfaatkan waktu yang terbatas itu untuk mengenalkan hal-hal yang bermanfaat bagi si kecil. Salah satunya tontonan yang mengajarkan konsep matematika dasar.
