Cara Tingkatkan Peluang Kehamilan untuk Wanita dengan Endometriosis

21 November 2025 18:33 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Cara Tingkatkan Peluang Kehamilan untuk Wanita dengan Endometriosis
Endometriosis bisa ganggu kesuburan, tapi peluang hamil masih tetap ada. Kenali gejala dan cara mengatasinya.
kumparanMOM
Ilustrasi endometriosis pada perempuan. Foto: Pixel-Shot/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi endometriosis pada perempuan. Foto: Pixel-Shot/Shutterstock
ADVERTISEMENT
Endometriosis adalah salah satu kondisi yang dapat mempengaruhi kesuburan wanita. Kondisi ini sering menimbulkan nyeri menstruasi hebat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Banyak wanita bahkan tetap merasakan nyeri meski sudah mengonsumsi obat pereda.
ADVERTISEMENT
Meski begitu, endometriosis bukan akhir dari peluang kehamilan. Dengan deteksi dini dan penanganan yang tepat, banyak wanita tetap bisa hamil secara alami. Tantangannya, kondisi ini sering terlambat terdiagnosis sehingga menimbulkan kerusakan pada organ reproduksi.
Ahli reproduksi Dr. Iris Kerin Orbuch menjelaskan, keterlambatan diagnosis dapat membuat endometriosis berkembang ke organ lain dan menimbulkan masalah kesehatan yang lebih luas.
“Sering terjadi keterlambatan dalam diagnosis, pada akhirnya bukan hanya kehamilan yang terhambat tapi juga muncul masalah kesehatan lainnya karena endometriosis sudah menyebar ke organ lain,” jelas ahli reproduksi yang berspesialisasi dalam pengobatan endometriosis, Dr. Iris Kerin Orbuch, seperti dikutip dari Romper.

Bagaimana Cara Meningkatkan Peluang Kehamilan untuk Wanita dengan Endometriosis?

Ilustrasi endometriosis. Foto: Gegambar/Shutterstock
Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menghindari risiko sulit hamil adalah dengan langsung berkonsultasi ke dokter bila Anda mengalami gejala endometriosis. Beberapa gejala umumnya seperti nyeri dan kram hebat saat haid, nyeri saat buang air kecil atau besar, mual, muntah, diare, hingga lebih mudah lelah saat periode menstruasi.
ADVERTISEMENT
Dengan mendapatkan diagnosis lebih cepat, risiko sulit hamil akibat kondisi ini bisa menurun, Moms. Setelah itu, menurut perawat kesuburan sekaligus pendiri The Endometriosis Coalition, Jenneh Rishe, RN, BSN, ibu bisa langsung melakukan operasi pengangkatan jaringan tersebut sesuai dengan anjuran dokter.
“Cara yang benar-benar mampu menyembuhkan endometriosis adalah eksisi laparoskopi, yaitu operasi pengangkatan jaringan endometriosis secara menyeluruh,” ungkap Jenneh.
Operasi tidak hanya mampu mengangkat jaringan endometriosis, tetapi juga membuat periode menstruasi menjadi lebih nyaman, ovulasi teratur, dan aktivitas seksual lebih nyaman, sehingga dapat meningkatkan kemungkinan kehamilan. Langkah operasi ini juga akan meningkatkan kualitas hidup Anda, Moms.
Ilustrasi endometriosis. Foto: nuiza11/Shutterstock
Sebab, jaringan asing endometriosis yang sudah parah mungkin tidak hanya ditemukan di sekitar rahim, tapi menyebar ke organ vital lainnya termasuk dinding perut, usus, dan ligamen uterosakral. Kondisi ini biasanya dapat menimbulkan masalah lain seperti infeksi. Oleh karenanya, operasi sangat penting untuk dilakukan.
ADVERTISEMENT
Tak hanya itu, ada beberapa hal lain yang juga bisa dilakukan untuk meringankan gejala endometriosis ringan. Mulai dari terapi fisik, akupunktur, dan suntikan steroid. Namun, semua jenis perawatan tersebut tentu membutuhkan persetujuan dokter ya, Moms.
Bisakah endometriosis dicegah?
Walau endometriosis tidak dapat dicegah sepenuhnya, menerapkan gaya hidup sehat dapat membantu mengoptimalkan kesehatan hormonal dan reproduksi. Anda bisa memulainya dengan:
- Mengonsumsi makanan bergizi
- Minum air putih yang cukup
- Olahraga rutin
- Tidur berkualitas dan cukup
Kebiasaan di atas membantu menjaga fungsi reproduksi, sekaligus mendukung peluang kehamilan tetap optimal.