Ciri Bayi yang Baru Lahir Mendapat Cukup ASI

12 Februari 2019 8:59
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Bayi baru lahir  Foto: Thinstock
zoom-in-whitePerbesar
Bayi baru lahir Foto: Thinstock
ADVERTISEMENT
"ASI ibunya enggak cukup, tuh!"kalimat ini cukup sering didengar oleh Ibu yang baru saja melahirkan bayinya. Yang melontarkan kalimat ini, bisa siapa saja. Mulai dari orang tua, mertua, saudara, hingga teman atau tetangga.
ADVERTISEMENT
Siapapun yang mengatakannya, kalimat ini bisa membuat ibu baru merasa berkecil hati. Selain itu, ibu bisa menjadi merasa tertekan, bersalah, lantas mungkin juga memutuskan untuk memberi bayi susu formula.
Padahal, WHO merekomendasikan bayi disusui dan diberi ASI saja secara ekslusif sampai usia 6 bulan. ASI terbukti merupakan makanan terbaik bagi bayi dan menyusui bisa memberikan banyak sekali manfaat bagi bayi maupun ibunya.
Ilustrasi ibu yang depresi karena khawatir bayi tidak mendapat cukup ASI Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu yang depresi karena khawatir bayi tidak mendapat cukup ASI Foto: Shutter Stock
Karena itu Moms, tak perlu jadi kecil hati atau patah semangat bila ada yang mengatakan ASI Anda tidak cukup atau si kecil tak mendapat cukup ASI.
Lebih baik, ketahui ciri atau tanda-tanda normal bayi mendapatkan cukup ASI sebagaimana dijelaskan Dr. Eveline P. N. Sp.A dalam laman resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).
Ilustrasi bayi menikmati kolostrum saat melakukan IMD Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi menikmati kolostrum saat melakukan IMD Foto: Shutterstock
Bayi buang air kecil 1-2 x per hari dalam 12-24 jam pertama kehidupannya.
ADVERTISEMENT
  1. Urin yang sangat pekat dalam beberapa hari pertama dapat terlihat endapan merah bata yang merupakan kristal asam urat (brick dust).
  2. Bayi buang air kecil 6-8 x per hari setelah usianya 5 hari.
  3. Tinja bayi pertama (mekonium) keluar dalam 24 jam pertama. Ketahuilah Moms, kolostrum atau tetesan ASI pertama yang dikeluarkan Ibu dapat membantu pengeluaran mekonium lebih cepat.
Amati warna dan bentuk tinja atau pup bayi untuk mengetahui kondisi kesehatannya Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Amati warna dan bentuk tinja atau pup bayi untuk mengetahui kondisi kesehatannya Foto: Shutterstock
  1. Mekonium akan menipis menjadi hijau kecoklatan / hijau kekuningan dalam 3-6 hari. Lebih dari 6 hari, tinja ASI seharusnya sudah terbentuk (cair, bau asam, bergas).
Selain mengenali 4 ciri atau tanda-tanda bayi cukup ASI di atas, Anda juga perlu mengenali tanda-tanda bahaya bada bayi. Apa saja:
Ilustrasi popok bayi Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi popok bayi Foto: Shutterstock
Urin bayi berwarna merah bata pada popok setelah hari ke-5.
ADVERTISEMENT
  1. Bayi buang air kecil <6 kali dalam 24 jam setelah hari ke 5.
  2. Mekonium masih keluar setelah usia 5 hari.
  3. Bayi kehilangan berat badan sebesar 7% atau lebih dalam 72 jam pertama, atau berat badan belum kembali ke berat lahir pada hari ke 7-10 maka sebaiknya mendapat evaluasi yang baik.
Bila Anda menemukan tanda-tanda bahaya ini, segeralah membawa si kecil ke dokter agar dapat diperiksa dengan lebih seksama.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020