kumparan
search-gray
Mom29 Juli 2020 15:59

Ciri-ciri Anak Balita yang Cerdas

Konten Redaksi kumparan
Ciri-ciri Anak Balita yang Cerdas (1222762)
Ilustrasi balita cerdas. Foto: Shutter Stock
Kecerdasan seorang anak, sudah dapat dilihat sejak balita bahkan saat masih bayi. Pasti senang ya, memerhatikannya. Siapa sih, orang tua yang tidak ingin punya anak cerdas?
ADVERTISEMENT
Namun perlu diingat, anak terlahir dengan kecerdasannya masing-masing, sehingga tidak bisa disamakan dengan anak-anak lain meski sebaya. Yang dapat orang tua lakukan adalah terus memerhatikan ciri-ciri kecerdasan anak agar dapat memberi stimuli yang tepat guna mengembangkannya.
Nah Moms, sudah tahu seperti apa ciri-ciri anak balita yang cerdas?
Ciri-ciri Anak Balita yang Cerdas (1222763)
Ilustrasi anak cerdas. Foto: Shutterstock

5 Ciri-ciri Umum Balita Anda Cerdas:

1.Sangat Mandiri

Mengutip Bounty Parents, menurut Brooke Lumsden, seorang pendidik spesialis anak berbakat dan penulis buku 'Panduan Orang Tua yang Sibuk' untuk Membesarkan Anak-anak Berbakat ', kemandirian yang menonjol adalah salah satu ciri-ciri anak cerdas yang dapat dilihat sejak usia balita.
Kemandirian ini, antara lain tampak dari keinginan si kecil melakukan semua hal sendiri tanpa bantuan orang lain di sekitarnya, termasuk Anda. Mulai dari mengambil mainan, saat bermain, sampai setelah selesai bermain mengembalikan ke tempat semula. Sebab, di umur 1-4 tahun, banyak anak yang masih bingung untuk melakukan sesuatu sehingga seringkali membutuhkan bantuan orang tuanya.
ADVERTISEMENT

2. Kemampuan Berbahasa di atas Rata-rata

Psychology Today melansir, kemampuan atau perkembangan bahasa yang di atas rata-rata usianya juga merupakan ciri-ciri anak cerdas. Maka, amatilah selalu tahap perkembangan bahasa si kecil, Moms.
Mengutip Keluarga Kita, di usia 2 tahun seharusnya anak sudah menguasai 50 sampai 300 kata, mampu mendengar dan memahami instruksi sederhana dengan baik, senang dibacakan buku, membalik buku cerita dan membuat suara serta lebih dari mampu bicara dengan baik. Tak hanya itu, anak usia 2 tahun seharusnya juga sudah menyadari bahwa bahasa adalah cara untuk mendapatkan sesuatu, misalnya mengatakan "Mau kue!"
Bila di usia dua tahun kemampuan anak melebihi hal-hal tersebut diatas, itu salah satu ciri-ciri ia cerdas. Contohnya, anak mampu mempelajari kata-kata baru dengan mudah, menggunakan awal kalimat yang panjang dan secara tepat, hingga mampu mengenali instruksi atau tahapan perintiah yang cukup banyak secara dini.
ADVERTISEMENT

3. Suka Bertanya dan Kritis

Di usia 2 tahun, anak memang suka mengulang pertanyaan seperti "Itu apa?" karena mereka pada dasarnya memiliki keingintahuan yang besar. . Tapi coba perhatikan, apakah ia terus-menerus mengajukan pertanyaan yang lebih kompleks? Sebab, yang akan membedakan adalah bagaimana mereka tampak senang dan fokus dengan apa yang mereka tanyakan.
Contohnya mereka memiliki ide dan keterampilan dan dengan mudah melakukannya, fokus terhadap minat tertentu, mengajukan pertanyaan tingkat lanjut, ingin tahu tentang dunia, mudah mengingat, lebih suka membaca, tidak memerlukan banyak waktu untuk belajar permainan baru, perkembangan motorik berkembanng pesat, mamiliki kemampuan berkonsetrasi lebih lama, dan memahami proses berpikir mereka sendiri.
Intinya, anak balita yang cerdas akan tampak sangat kritis dan mampu mengemukakan pendapat dengan bahasa yang baik.
Ciri-ciri Anak Balita yang Cerdas (1222764)
Ilustrasi anak balita cerdas. Foto: Shutter Stock

4. Cara Mainnya 'Beda'

Anak yang cerdas, dapat dengan mudah memahi konsep sebab dan akibat sejak dini. Ini akan berpengaruh pada cara mereka bermain. Mereka akan dengan cepat memahami cara memainkan sesuatu sehingga lebih cepat juga merasa bosan atau tidak tertarik lagi dengan mainan-mainan tersebut. Selain itu, anak yang cerdas juga memiliki imajinasi yang kaya.
ADVERTISEMENT
Karena bosa dengan mainan yang sudah mereka kuasai atau main dengan sebaya yang dianggap tidak secepat dirinya, anak yang cerdas juga cenderung suka bermain sendiri atau memilih bermain dengan anak-anak yang lebih tua atau orang dewasa.

5. Baper!

Anak yang cerdas cenderung memikirkan segala sesuatu yang terjadi dan membawanya ke dalam perasaan mereka meski tidak selalu mengungkapkannya. Mereka juga kerap mengkritik diri sendiri dan hal ini dapat memengatuhi emosinya. Jadi jangan heran bila anak yang cerdas kerap tampak baper!
Nah, bagaimana dengan anak balita Anda, Moms? Apa saja ciri-ciri kecerdasan yang sudah ditunjukkannya?
----
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu sesama. Yuk, bantu donasi sekarang!
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white