Mom
·
13 September 2020 8:58

Ciri-ciri Hamil Sebelum Telat Menstruasi

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Ciri-ciri Hamil Sebelum Telat Menstruasi (491723)
Ilustrasi tanda hamil sebelum menstruasi. Foto: Shutter Stock
Beberapa wanita mungkin tidak sadar sedang merasakan ciri-ciri hamil sebelum telat menstruasi. Padahal, sebelum Anda melakukan tes kehamilan menggunakan test pack, Anda bisa mendeteksinya lewat ciri-ciri fisik yang Anda alami dan rasakan, Moms.
ADVERTISEMENT
Meski begitu terkadang, gejala awal kehamilan sebelum menstruasi sangat mirip dengan pre menstruation syndrome atau PMS. Namun ada beberapa ciri-ciri khas yang bisa menjadi tanda kehamilan, sehingga tak ada salahnya bila Anda ingin memastikannya lewat test pack.
Mengutip What to Expect, berikut adalah ciri-ciri hamil yang bisa Anda rasakan sebelum Anda tahu sedang telat menstruasi, Moms.
Ciri-ciri Hamil Sebelum Telat Menstruasi (491724)
Ilustrasi Tanda Hamil Foto: Shutterstock

8 Ciri-ciri Hamil Sebelum Telat Menstruasi

1. Payudara Lembut

Salah satu tanda yang bisa Anda rasakan saat hamil adalah payudara terasa lebih lembut. Hal itu disebabkan karena meningkatnya hormon estrogen dan progesteron. Selain itu, payudara juga seringkali menjadi bagian tubuh pertama yang menandakan sperma telah bertemu dengan sel telur Anda.
Anda mungkin akan merasakan payudara terasa gatal, sakit, penuh, bahkan nyeri saat disentuh dalam beberapa hari setelah pembuahan. Meski demikian, perubahan ini mungkin tak jauh beda dengan yang Anda rasakan saat menstruasi. Sehingga, bila merasakan hal ini dan Anda telat menstruasi, sebaiknya segera cek kehamilan dengan test pack.
ADVERTISEMENT

2. Areola Semakin Gelap

American Pregnancy Association menjelaskan bahwa areola menghitam merupakan salah satu ciri-ciri hamil. Jadi, bila Anda telat menstruasi dan menemukan area di sekitar puting menghitam, kemungkinan besar tanda Anda hamil. Inilah perubahan yang tidak bisa disamakan dengan PMS.
Ciri-ciri Hamil Sebelum Telat Menstruasi (491725)
Ibu kelelahan Foto: Shutterstock

3. Kelelahan

Apakah Anda merasa kelelahan daripada biasanya? Jika ya, mungkin tingkat hormon kehamilan Anda sedang tinggi, Moms. Empat bulan pertama kehamilan bisa membuat Anda merasa lesu dan sering mengantuk.

4. Mual

Setelah beberapa hari usai pembuahan, Anda mungkin akan mengalami mual di pagi hari karena adanya hormon yang meningkat. Walaupun mual lebih mungkin muncul empat minggu kemudian sampai enam minggu kehamilan, tapi gejala ini bisa datang lebih cepat dan jadi tanda Anda hamil.
ADVERTISEMENT

5. Penciuman Jadi Sensitif

Bila Anda merasakan penciuman menjadi lebih sensitif, itu bisa jadi tanda kehamilan, Moms. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya kadar estrogen dalam tubuh. Namun, hidung yang lebih tajam biasanya juga bisa menjadi efek samping dari PMS.
Ciri-ciri Hamil Sebelum Telat Menstruasi (491726)
Ilustrasi kembung Foto: shutterstock

6. Kembung

Kembung juga bisa menjadi tanda peningkatan progesteron akibat kehamilan. Sebab hormon ini akan memperlambat saluran pencernaan, serta menjebak gas di dalam usus.

7. Meningkatnya Frekuensi Kencing

Jika Anda tiba-tiba merasa sering ingin buang air kecil, itu bisa menjadi tanda awal kehamilan sebelum menstruasi. Ya, dua minggu setelah pembuahan atau sekitar waktu biasanya Anda akan haid, ginjal Anda mulai bersiap untuk menyaring limbah ekstra dalam darah Anda dari bayi di dalam rahim.
ADVERTISEMENT
Rahim Anda yang sedang tumbuh juga mulai mendorong kandung kemih Anda dan kadar progesteron Anda meningkat, sehingga Anda akan lebih sering merasa ingin buang air kecil, Moms.

8. Peningkatan Suhu Tubuh Basal (BBT).

Suhu tubuh meningkat umumnya sekitar waktu ovulasi saat kadar progesteron meningkat. Namun suhu tersebut akan turun ketika Anda menstruasi. Tetapi jika Anda hamil, suhu tubuh Anda akan tetap tinggi akibat ovulasi selama kehamilan.
Cobalah hitung 18 hari atau lebih, bila suhu tinggi berturut-turut, kemungkinan besar itu pertanda Anda sedang hamil. Meskipun Anda bisa merasakan tanda-tanda tersebut, namun untuk lebih memastikan kehamilan Anda, periksakan diri ke dokter ya, Moms.