Kumparan Logo

Doa Buka Puasa yang Bisa Diajarkan pada Anak

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak belajar puasa. Foto: Odua Images/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak belajar puasa. Foto: Odua Images/Shutterstock

Moms, ada beberapa alternatif doa buka puasa yang bisa diajarkan pada anak. Ya, setelah seharian berpuasa, jangan lupa ingatkan si kecil untuk berdoa sebelum menyantap hidangan berbuka, ya.

Nah, seperti apa doanya?

Doa Buka Puasa Ramadan yang Bisa Diajarkan pada Anak

Mengutip laman MUI, isi ucapan doa buka puasa sebetulnya sangat umum dan tidak terbatas selama doa tersebut mengandung makna kebaikan. Terkait doa saat berbuka, Imam al-Nawawi (w. 676 H.) dalam karyanya al-Adzkar menampilkan 5 ragam doa.

Pertama, riwayat Abu Daud dari Muโ€™adz bin Zahrah, ia bercerita bahwa Rasulullah pernah berdoa saat berbuka puasa, sebagai berikut:

ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ู„ูŽูƒูŽ ุตูู…ู’ุชูุŒ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุฑูุฒู’ู‚ููƒูŽ ุฃูŽูู’ุทูŽุฑู’ุชู

(Allahumma laka shumtu wa โ€˜alaa rizqika afthartu)

Artinya: โ€œYa Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.โ€ (HR. Abu Daud no. 2011).

Kedua, doa yang berasal dari riwayat Abu Daud dari Sahabat Ibnu Umar ra., bahwa Rasulullah ketika berbuka puasa berdoa dengan membaca:

ุฐูŽู‡ูŽุจูŽ ุงู„ุธู‘ูŽู…ูŽุฃูุŒ ูˆูŽุงุจู’ุชูŽู„ู‘ูŽุชู ุงู„ู’ุนูุฑููˆู‚ูุŒ ูˆูŽุซูŽุจูŽุชูŽ ุงู„ู’ุฃูŽุฌู’ุฑู ุฅูู†ู’ ุดูŽุงุกูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู

(Dzahabazh zhamaโ€™u wabtallatil โ€˜uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah)

Artinya: โ€œTelah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah ditetapkan pahala insya Allah.โ€ (HR. Abu Daud no. 2010).

Di Indonesia, kedua doa tersebut biasanya digabung dan menurut MUI tidak masalah. Sebab doa tidak terbatas pada riwayat. Kita dibebaskan mengekspresikan doa selama itu baik. Tambahan tersebut yakni:

ุงู„ู„ู‘ู‡ูู…ู‘ูŽ ู„ูŽูƒูŽ ุตูู…ู’ุชู ูˆูŽุจููƒูŽ ุขู…ูŽู†ู’ุชู ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุฑูุฒู’ู‚ููƒูŽ ุฃูŽูู’ุทูŽุฑู’ุช ุจูุฑูŽุญู’ู…ูŽุชููƒูŽ ูŠูŽุง ุงูŽุฑู’ุญูŽู…ูŽ ุงู„ุฑูŽู‘ุญูู…ููŠู’ู†ูŽ

(Allahummalakasumtu wabika aamantu waโ€™alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahimin)

Artinya: โ€œYa Allah Zat yang Maha Pemurah dari segalanya, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rizki dan kasih sayang-Mu aku berbuka.โ€

Ketiga, riwayat dari Ibnu Sunni dari Muโ€™adz bin Zahrah:

ุงู„ุญูŽู…ู’ุฏู ู„ูู„ูŽู‘ู‡ู ุงู„ูŽู‘ุฐูŠ ุฃุนุงู†ูŽู†ููŠ ููŽุตูŽู…ู’ุชูุŒ ูˆูŽุฑูŽุฒูŽู‚ูŽู†ููŠ ูุฃูู’ุทูŽุฑู’ุชู

(Alhamdulillahilladzi aโ€™aananii fashamtu, wa razaqanii faafthartu)

Artinya:โ€ Segala puji bagi Allah yang menolongku maka aku dapat berpuasa, dan yang telah memberiku rezeki sehingga aku dapat berbuka.โ€ (HR. Ibnu Sunni)

Keempat, masih riwayat dari Ibnu Sunni, tapi dari Sahabat Ibnu Abbas:

ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ู„ูŽูƒูŽ ุตูู…ู’ู†ุงุŒ ูˆูŽุนู„ู‰ ุฑูุฒู’ู‚ููƒูŽ ุฃูŽูู’ุทูŽุฑู’ู†ุงุŒ ููŽุชูŽู‚ูŽุจูŽู‘ู„ู’ ู…ูู†ูŽู‘ุง ุฅู†ูŽู‘ูƒูŽ ุฃู†ู’ุชูŽ ุงู„ุณูŽู‘ู…ููŠุนู ุงู„ุนูŽู„ููŠู…ู

(Allahumma shumnaa, wa โ€˜alaa rizqika aftharnaa, fataqabbal Minna innaka antas samiiโ€™ul โ€˜aliim)

Artinya: โ€œYa Allah, karena Kamu kami berpuasa, dan dengan rizki-Mu kami berbuka, maka terimalah (puasa) kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.โ€ (HR: Ibnu Sunni)

Kelima, doa berdasarkan riwayat Ibnu Majah dan Ibnu Sunni, dari Ibnu Umar yang berdoa:

ุงู„ู„ู‡ูู…ูŽู‘ ุฅูู†ูู‘ูŠ ุฃูŽุณู’ุฃูŽู„ููƒูŽ ุจูุฑูŽุญู’ู…ูŽุชููƒูŽ ุงู„ูŽู‘ุชููŠ ูˆูŽุณูุนูŽุชู’ ูƒูู„ูŽู‘ ุดูŽูŠู’ุกู ุฃูŽู†ู’ ุชูŽุบู’ููุฑูŽ ู„ููŠ

(Allahumma inni asaluka birahmatikallatii wasiโ€™at kulla syaiin antaghfira lii)

Artinya: โ€œYa Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, agar Engkau mengampuniku.โ€