Dokter: Bedanya Pneumonia dan Asma pada Anak, Bisa Dilihat dari Pola Sesaknya

Anak yang pernah mengalami pneumonia mungkin membuat orang tua lebih waspada ketika ia kembali batuk atau sesak. Apalagi kalau sebelumnya sampai harus dirawat, wajar kalau muncul kekhawatiran apakah kondisi tersebut bisa berkaitan dengan asma.
Namun, menurut dokter spesialis anak sekaligus expert kumparanMOM, dr. Reza Abdussalam, Sp.A, pneumonia dan asma merupakan dua kondisi yang berbeda. Keduanya memang bisa menyebabkan sesak, tetapi pola munculnya gejala dapat menjadi salah satu hal yang diperhatikan.
Pneumonia Biasanya Punya Alur Gejala
dr. Reza menjelaskan, pneumonia merupakan radang pada paru-paru. Sesak pada pneumonia biasanya tidak muncul secara tiba-tiba, tetapi mengikuti alur gejala tertentu.
“Kalau pneumonia, dia ada alurnya. Biasanya demam dulu, batuk-pilek, lalu selang beberapa hari baru sesak,” ujar dr. Reza saat ditemui kumparanMOM di Brawijaya Hospital, Kamis (17/9).
Jadi, anak biasanya lebih dulu mengalami demam, batuk, dan pilek. Setelah beberapa hari, barulah sesak muncul.
Menurut dokter anak yang praktik di Brawijaya Hospital Antasari tersebut, pneumonia juga bisa terjadi berulang. Namun, ketika anak kembali mengalami sesak, orang tua tidak bisa langsung menganggap kondisi tersebut sebagai asma.
Kalau Asma, Sesaknya Bisa Muncul Tiba-tiba
Salah satu hal yang membedakan adalah bagaimana sesak tersebut muncul. Pada asma, sesak dapat terjadi secara tiba-tiba.
“Kalau asma, sudden-nya cepat banget. Malam dia batuk, tiba-tiba sesak. Sedangkan kalau pneumonia, dia butuh waktu beberapa hari baru sesak,” tutup dr. Reza.
Jadi, jika pada pneumonia sesak biasanya muncul setelah beberapa hari didahului demam dan batuk-pilek, pada asma sesaknya bisa datang dengan cepat.
Lalu, Apakah Pneumonia Bisa Jadi Asma?
Pertanyaan ini memang tidak bisa dijawab hanya dengan melihat satu gejala. Sebab, menurut dr. Reza, pneumonia dan asma sama-sama bisa menyebabkan sesak, bahkan pneumonia juga bisa disertai mengi.
Karena itu, kalau anak yang pernah mengalami pneumonia kembali sesak, jangan langsung menganggap itu asma. Sebaiknya periksakan ke dokter agar penyebab sesaknya bisa dipastikan.
