Kumparan Logo

Gedung Baru JIS Pattimura Elementary: Ruang Belajar Lebih Inklusif dan Dinamis

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jakarta Intercultural School rayakan pembukaan kembali Kampus Pattimura Elementary. Foto: Dok. Jakarta Intercultural School
zoom-in-whitePerbesar
Jakarta Intercultural School rayakan pembukaan kembali Kampus Pattimura Elementary. Foto: Dok. Jakarta Intercultural School

Jakarta Intercultural School (JIS) meresmikan gedung baru Pattimura Elementary School pada Selasa (23/9). Diresmikannya gedung ini menjadi upaya menciptakan ruang belajar yang inklusif, bermakna, terhubung dengan alam, dan juga menghargai semua latar belakang siswa-siswinya.

Head of School Jakarta Intercultural School, Maya Nelson, menyampaikan sekolah JIS telah menjadi tempat belajar dan berkembang anak-anak selama lebih dari tujuh dekade. Ia meyakini, sekolah telah menjadi perjalanan setiap anak untuk belajar, mencari tahu, hingga berkreasi sejak dini.

Head of School Jakarta Intercultural School Kampus Pattimura Elementary, Maya Nelson. Foto: Dok. Jakarta Intercultural School

"Fasilitas baru kami mencerminkan keyakinan bahwa ruang yang indah tidak hanya membentuk murid-murid menjadi pelajar yang tangguh, tetapi juga individu yang percaya diri dan kasih sayang," ungkap Maya dalam acara peresmian.

Maya menekankan, peresmian gedung baru ini menegaskan komitmen bahwa setiap anak akan disambut oleh guru-guru yang luar biasa, komunitas yang suportif, mendorong imajinasi, hingga menjadi tempat di mana anak-anak bisa menjadi versi terbaik diri mereka sendiri.

Chairman of the Board of Trustees JIS, Phil Rickard. Foto: Dok. Jakarta Intercultural School

Phil Rickard, Chairman of the Board of Trustees JIS, menceritakan betapa sekolah ini telah menciptakan banyak kenangan kepada murid-muridnya, termasuk putra-putrinya sendiri. Serta, bagaimana ikoniknya pohon Pattimura sebagai simbol keindahan dan kekuatan komunitas mereka selama beberapa dekade terakhir

"Orang tua, termasuk saya, dapat melihat kenangan ajaib itu hidup kembali. Nilai-nilai yang ditawarkan [kampus] Pattimura, energi, kepercayaan diri, untuk menemukan keajaiban tersebut. Saya sangat berterima kasih, karena perjalanan belajar itu dimulai di sini," kata Rickard.

JIS yang telah menjadi bagian dari sejarah pendidikan internasional di Indonesia terus berkembang dan mengikuti perkembangan global. Menurut Pattimura Elementary Principal, Jill Bellamy, dunia kini yang penuh perubahan, kemajuan teknologi, hingga tantangan dan peluang, perlu dipersiapkan sebaik mungkin. Dengan hasil renovasi gedung sekolah baru JIS ini, maka anak-anak bisa mendapat ruang yang sesuai dengan jenis pembelajaran yang mereka butuhkan, lebih dinamis, kolaboratif, dan berorientasi masa depan.

"[Hasil renovasi] ini mencakup ruang kelas fleksibel yang memungkinkan anak-anak bekerja sama dengan cara baru, area terbuka tempat banyak ide dibagikan, dan ruang yang mengundang refleksi secara tenang dan inovasi yang berani. Halaman sekolah baru kami dan pohon Pattimura yang megah menjadi inti dari pembangunan kembali [sekolah] ini," jelas Bellamy.

Jakarta Intercultural School Kampus Pattimura Elementary. Foto: Dok. Jakarta Intercultural School

Bellamy menjelaskan, halaman sekolah mereka telah menjadi tempat berkumpul anak-anak untuk tertawa dan bermain bersama. Bahkan, orang tua pun bisa bertemu satu sama lain, serta terkoneksi dengan para guru. Hal ini telah membangkitkan kembali rasa kebersamaan dan kekeluargaan, dan menjadikan Pattimura Elementary School sebagai tempat yang begitu istimewa bagi semuanya.

"Sekolah bukan hanya tentang belajar di kelas, tetapi juga rasa saling memiliki. Dan halaman sekolah ini setiap hari mengingatkan kita bahwa tentang kebenaran hal tersebut," imbuh dia.

Peresmian Gedung Baru JIS Pattimura Elementary School Diapresiasi Mendikdasmen Abdul Mu'ti

Mendikdasmen Abdul Mu'ti dalam acara pembukaan Jakarta Intercultural School Kampus Pattimura Elementary. Foto: Dok. Jakarta Intercultural School

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, turut hadir dalam peresmian gedung baru JIS Pattimura Elementary School, Moms. Ia berharap bisa lebih banyak sekolah lagi di Indonesia yang memiliki kualitas dan komitmen pendidikan seperti JIS.

Abdul Mu'ti menjelaskan, anak-anak merupakan generasi masa depan yang tidak hanya berperan untuk memperkiat persatuan masyarakat, tetapi juga menyelamatkan dunia.

"Ini mungkin mimpi yang sangat idealis, tetapi inilah sebenarnya kekuatan pendidikan. Anak-anak adalah generasi kita, dan memiliki pendidikan adalah investasi yang sangat strategis untuk masa depan generasi kita dan bahkan masa depan dunia," tegas Mu'ti.

Mendikdasmen Abdul Mu'ti dalam acara pembukaan Jakarta Intercultural School Kampus Pattimura Elementary. Foto: Dok. Jakarta Intercultural School

Mu'ti menilai JIS telah menjadi contoh bagaimana keberagaman dan multikulturalisme dapat memperkaya dunia. Dan semboyan Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, yang berarti persatuan dalam keberagaman perlu semakin diperkuat.

"Oleh karena itu, saya ingin menekankan bahwa dengan sekolah seperti ini, kita perlu memperkuat integritas dan menempatkan sekolah bukan hanya sebagai pusat pembelajaran dan pertemuan siswa, tetapi juga sebagai titik temu dan titik peleburan bagi generasi mendatang kita," ujar Mu'ti.

Jakarta Intercultural School Kampus Pattimura Elementary. Foto: Dok. Jakarta Intercultural School

Ia juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, baik itu pengajar maupun pembelajaran, seperti amanat Presiden Prabowo Subianto. Dengan tenaga pengajar dan fasilitas yang unggul, JIS sudah menyediakan semuanya.

"Jika Anda ingin memiliki pendidikan yang baik, mulailah dari ruang kelas. Jika ingin memiliki ruang kelas yang baik, maka dimulailah dari guru," tutup dia.

Jakarta Intercultural School Rayakan Pembukaan Kembali Kampus Pattimura Elementary. Foto: Dok. Jakarta Intercultural School

Proyek renovasi JIS Pattimura Elementary School elah dimulai pada 2023 dan berlangsung selama kurang lebih 2,5 tahun. Renovasi sekolah ini melibatkan arsitek dalam dan luar negeri, salah satunya Chico Danisworo dari PDW.

Gedung baru Pattimura Elementary School kini memiliki beberapa ruangan yang didesain khusus untuk mendukung pembelajaran personal, Learning Center, kelas Makerspace yang memungkinkan setiap anak bereksplorasi dan memecahkan masalah, hingga perpustakaan dua lantai dengan koleksi lebih dari 1.400 buku yang dilengkapi dengan perosotan.