Gejala Gangguan Obsesif Kompulsif atau OCD pada Anak

1 Juni 2022 15:58 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi anak dengan OCD. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak dengan OCD. Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Ada berbagai macam gangguan tumbuh kembang yang bisa dialami anak. Salah satunya adalah gangguan obsesif kompulsif atau dikenal dengan istilah OCD (obsessive compulsive disorder).
ADVERTISEMENT
OCD adalah gangguan kesehatan psikologis yang ditandai dengan pikiran yang mengganggu (obsesi) dan aktivitas berulang (kompulsif). Anak dengan OCD biasanya akan terdorong melakukan tindakan tertentu untuk mengatasi ketegangan yang disebabkan oleh pikiran obsesi. Akibatnya, anak dengan OCD tak jarang mengalami gangguan di sekolah dan saat bersosialisasi.
Dikutip dari Mom Junction, berikut beberapa gejala umum yang cukup sering dialami anak dengan OCD.

Macam-macam Gejala OCD pada Anak

Sensitif dengan hal kebersihan
Anak dengan OCD kemungkinan akan sensitif dengan hal-hal tertentu. Mereka cukup sering menghindari menyentuh hal-hal tertentu karena dipercaya bisa membahayakan nyawanya.
Namun, bila anak dengan OCD terpaksa atau telanjur menyentuh barang, mereka akan mencuci tangan secara berlebihan hingga menyebabkan kulit tangan menjadi pecah-pecah. Anak pun percaya bahwa sering mencuci tangan bisa mencegah penyakit mematikan.
ADVERTISEMENT
Berfokus pada kesempurnaan
Bila sedang mengerjakan tugas sekolah, anak dengan OCD akan melakukan berbagai cara untuk mencapai kesempurnaan. Misalnya saja, jika mengerjakan tugas matematika, si kecil akan menghitung secara berulang untuk memastikan jawabannya tepat.
Ilustrasi anak dengan OCD. Foto: Shutterstock
Sering berhitung
Sering menghitung berbagai hal adalah ciri-ciri umum yang biasanya terlihat pada anak dengan OCD. Misalnya, menghitung langkah, jumlah ubin, atau barang di dalam wadah. Anak bisa menghitung di dalam hati atau dengan suara keras seperti berteriak.
Menjalani ritual saat makan
Selain sering berhitung, anak dengan OCD akan melakukan beberapa ritual atau kebiasaan tertentu sebelum makan. Contohnya, mengurutkan sendok dan garpu di meja makan, mengetuk sendok atau garpu beberapa kali, hingga menghitung jumlah kunyahan yang dilakukan.
Ilustrasi anak dengan OCD. Foto: Shutter Stock
Menginginkan sebuah jaminan
ADVERTISEMENT
Biasanya, anak dengan OCD akan minta jaminan lebih banyak dalam berbagai hal. Ya Moms, hal itu mungkin dilakukan untuk meyakinkan dirinya sendiri bila lingkungan sekitarnya sudah aman. Contohnya, anak akan tanya berulang kali apakah pintu rumah sudah dikunci atau belum. Jika si kecil masih ragu, ia pun akan memastikannya sendiri.
Suka menimbun barang
Sebagian anak dengan OCD mungkin akan menimbun barang-barang bekas seperti koran, kardus, atau kertas yang tidak terpakai. Sebab, mereka berpikir bila membuangnya, maka akan membahayakan dirinya.
Berperilaku aneh
Anak dengan OCD juga kerap menunjukkan perilaku aneh di depan banyak orang. Misalnya, bolak balik duduk, berdiri, berjalan, dan kembali duduk.