Kumparan Logo

Gejala Muntaber pada Anak

kumparanMOMverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Muntaber (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Muntaber (Foto: Thinkstock)

Muntah-Berak atau yang biasa disebut sebagai muntaber adalah kondisi di mana saluran pencernaan khususnya lambung, usus besar dan usus kecil mengalami peradangan. Ketika penyakit ini datang, biasanya perut akan terasa sangat sakit yang menyebabkan mereka harus buang air besar berkali-kali dan disertai dengan mual dan muntah.

Muntaber merupakan jenis penyakit yang bisa menyerang siapa saja termasuk anak Anda. Bahkan, muntaber justru lebih sering menyerang anak kecil ketimbang orang dewasa. Biasanya muntaber disebabkan oleh munculnya parasit, bakteri dan virus yang menginfeksi sistem pencernaan manusia.

Apa saja gejala muntaber pada anak? Berikut rangkumannya untuk Anda:

Sakit Perut

Sakit Perut Pada Anak. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Sakit Perut Pada Anak. (Foto: Thinkstock)

Sakit perut memang bisa dikarenakan banyak hal, tapi jika sakit perut ini disertai dengan rasa mual dan muntah yang berkelanjutan, maka bisa jadi Anak mungkin terkena muntaber.

Sakit Kepala

Saat anak mengeluh sakit kepala disertai dengan rasa sakit perut dan mual, ini bisa menjadi tanda lainnya anak terkena muntaber, Moms.

Demam

Ilustrasi anak demam. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak demam. (Foto: Thinkstock)

Demam juga bisa menjadi salah satu tanda Anak muntaber. Ketika suhu tubuh anak meningkat dan diikuti dengan gejala pertama dan kedua, maka hal ini bisa menandakan bahwa anak terkena muntaber.

Dehidrasi

Akibat banyaknya cairan yang keluar melalui muntah, anak akan mengalami dehidrasi dan merasa haus sepanjang saat. Jika hal ini terjadi pada anak, segera bawa mereka ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

Tubuh Lemas

Ilustrasi Anak sedang Sakit (Foto: Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Anak sedang Sakit (Foto: Pixabay)

Karena tubuh kekurangan cairan dan tidak ada asupan yang masuk dalam tubuh, badan si kecil jadi terasa lemas dan wajah tampak pucat. Dalam kasus terburuk, anak tidak bisa berdiri maupun duduk, Moms.

Kulit dan Bibir Berubah Menjadi Kering

Diare yang terjadi terus-menerus menyebabkan si kecil mengalami dehidrasi hingga berujung pada gejala kulit yang tampak kering. Selain itu, bibir juga akan menjadi pecah-pecah