Gemas Lihat Bayi Suka Plank, Kata Dokter Ini Manfaatnya

Gemas, ya, lihat tingkah laku bayi setiap harinya. Salah satunya adalah gerakan yang terlihat seperti plank, yaitu posisi yang biasanya dilakukan orang dewasa saat berolahraga.
Fenomena ini ramai dibahas di media sosial setelah pengguna Threads @erikalianas mengaku baru mengetahui bahwa ada fase ketika bayi gemar melakukan posisi tersebut. Ia pun mengajak orang tua lain membagikan pengalaman serupa. Ternyata, banyak yang merespons dengan foto dan video bayi mereka yang juga tampak ngeplank.
Ternyata menurut dokter, hal itu ada manfaatnya, Moms.
Penjelasan Dokter soal Fenomena Bayi Ngeplank
Dokter Spesialis Anak, dr. Aisya Fikritama, Sp.A, menjelaskan, posisi plank pada bayi merupakan hal yang normal, terutama pada usia sekitar 6 bulan.
"Posisi plank pada bayi usia 6 bulan merupakan bagian dari perkembangan motorik kasar. Di tahap ini bayi sedang melatih kekuatan otot sebagai persiapan berguling, merangkak, duduk mandiri, hingga nantinya berdiri," jelas dr. Aisya kepada kumparanMOM, Rabu (15/7).
Pada fase ini, bayi biasanya mengangkat dada dan perut dari alas dengan bertumpu pada tangan dan kaki sehingga terlihat seperti sedang melakukan gerakan plank.
Menurut dr. Aisya, posisi tersebut masih tergolong normal apabila:
Bayi tampak nyaman saat melakukannya.
Bayi tetap aktif bergerak.
Perkembangannya sesuai dengan usianya.
Selain normal, posisi ini juga memberikan berbagai manfaat bagi perkembangan bayi, di antaranya:
Menguatkan otot leher, bahu, punggung, lengan, perut, dan tungkai.
Melatih stabilitas tubuh sebagai bekal untuk duduk dan merangkak.
Meningkatkan koordinasi tangan, kaki, dan mata.
"Semakin sering bayi mendapatkan tummy time sesuai usianya, semakin baik stimulasi perkembangan motoriknya," ujar dr. Aisya.
Kapan Orang Tua Perlu Waspada?
Meski umumnya tidak berbahaya, orang tua tetap perlu waspada jika posisi tersebut disertai tanda-tanda berikut:
Tubuh atau punggung bayi melengkung sangat kaku (seperti opisthotonos).
Gerakannya sulit dihentikan atau tampak seperti kejang.
Bayi menangis kesakitan saat mengambil posisi tersebut.
"Jika terdapat salah satu tanda di atas, segera bawa bayi ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut," tutup dr. Aisya.
