Gigi Anak Berlubang, Apakah Perlu Ditambal?
ยทwaktu baca 2 menit

Menjaga kesehatan mulut dan gigi anak sejak dini sangat penting dilakukan. Sebab, masalah gigi seperti karies, infeksi, sakit gigi, hingga gigi berlubang dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak.
Ya Moms, gigi berlubang menjadi salah satu masalah yang kerap dialami anak. Jika sudah begini, orang tua tentu perlu mengambil tindakan cepat untuk mengatasi kerusakan gigi anak agar tidak bertambah parah.
Lantas, benarkah gigi berlubang pada anak harus segera ditambal?
Penjelasan soal Gigi Anak Berlubang yang Perlu Ditambal
Ya Moms, tambal gigi memang kerap menjadi pilihan pertama yang ada di pikiran orang tua saat menemukan gigi berlubang pada si kecil. Namun, rupanya tidak semua kasus gigi berlubang pada anak memerlukan tindakan penambalan.
Pada laman Polkadot Pediatric Dentistry, dokter gigi anak Dr. Nanna Ariaban menjelaskan bahwa jika lubang yang terdapat pada gigi anak masih dalam ukuran kecil, maka biasanya gigi mampu melakukan perbaikan sendiri secara alami dengan proses yang disebut remineralisasi.
Air liur mengandung protein, enzim dan senyawa yang akan membantu proses remineralisasi pada gigi anak. Untuk mendukung proses tersebut, dokter biasanya akan menyarankan anak untuk mengonsumsi beberapa jenis makanan yang dapat meningkatkan produksi air liur si kecil. Anak juga perlu mengurangi konsumsi makanan manis atau tinggi gula agar lubang pada gigi tidak membesar.
Selain itu, penambalan juga tidak perlu dilakukan pada kasus gigi berlubang yang sudah goyang dan akan segera tanggal. Dokter biasanya akan membiarkan gigi susu anak tanggal dengan sendirinya tanpa memperbaiki lubang.
Meski begitu, tindakan penambalan tetap diperlukan apabila gigi berlubang telah menimbulkan kerusakan yang parah. Misalnya saja adanya pembusukan yang menular ke gigi lain sehingga menyebabkan infeksi mulut atau gusi. Penambalan gigi berlubang akan membantu merawat dan mengawetkan gigi susu anak yang mulai rusak, Moms.
